Berita

Pemprov se-Tanah Papua Dorong Akses Pendidikan Internasional bagi Anak Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi se-Tanah Papua melalui Dinas Pendidikan bekerja sama dengan organisasi pendidikan internasional TIE-UPS dan Pemerintah India menggelar kegiatan bertajuk Sosialisasi India Kerja Sama, Beasiswa 2025.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam membuka jalan bagi anak-anak Papua untuk mengenyam pendidikan tinggi bertaraf internasional.

Kegiatan sosialisasi yang dijadwalkan berlangsung secara daring pada Minggu, 1 Juni 2025 pukul 15.00 WIB / 17.00 WIT, menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, termasuk: Eram Maling, alumni penerima beasiswa LPDP asal Papua, Laorens Wantik, S.Pd., M.Pd.Si, Kepala Bidang Pendidikan Khusus Provinsi Papua, dan Mr. Ravi Makhijja, MBA, Direktur TIE-UPS Internasional, organisasi yang menjadi mitra Pemerintah India dalam penyaluran beasiswa luar negeri.

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Tomei.id, Laorens Wantik menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi di Papua.

“Kami ingin memastikan bahwa generasi muda Papua, baik dari Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan hingga Papua induk, memiliki peluang yang sama untuk bersaing dan belajar di lingkungan internasional,” ujarnya.

Program beasiswa ini didukung penuh oleh Pemerintah India melalui Indian Council for Cultural Relations (ICCR), lembaga resmi yang selama ini dikenal sebagai mitra strategis dalam pengembangan kapasitas pendidikan negara-negara berkembang. Beasiswa tersebut mencakup seluruh biaya pendidikan, akomodasi, dan tunjangan hidup selama masa studi di India untuk jenjang S1, S2, dan S3.

Sosialisasi ini dirancang untuk memberikan informasi lengkap kepada calon pelamar dari seluruh wilayah Papua. Melalui forum ini, peserta akan mendapatkan penjelasan teknis terkait prosedur pendaftaran, syarat administrasi, hingga gambaran kehidupan mahasiswa di India.

Acara ini terbuka untuk pelajar SMA/sederajat, mahasiswa, lulusan sarjana, maupun masyarakat umum yang berminat melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Sebagai alumni program beasiswa, saya melihat peluang ini sangat strategis bagi anak-anak Papua yang memiliki semangat belajar tinggi namun terbatas secara ekonomi,” kata Eram Maling, yang menjadi narasumber sekaligus fasilitator kegiatan.

“Kami ingin bantu dorong lebih banyak lagi anak Papua bisa studi ke luar negeri dan kembali membangun tanahnya,” tambahnya.

Peserta yang ingin mengikuti sosialisasi dapat mendaftar secara gratis melalui tautan: Formulir Pendaftaran Sosialisasi.

Untuk pertanyaan lebih lanjut, peserta dapat menghubungi nomor kontak: 0812-5430-8638 (WhatsApp) atas nama Eram Maling. Informasi juga tersedia melalui akun media sosial seperti Facebook: Kakxs Ami Ami dan Instagram: @kak_maling02.

Program ini diharapkan tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga mendorong tumbuhnya generasi muda Papua yang berdaya saing global, cinta tanah air, dan mampu mengabdi di bidangnya masing-masing untuk membangun daerah.

“Ini bukan hanya tentang sekolah di luar negeri. Ini tentang membuka mata, membangun jejaring, dan kembali untuk berkontribusi nyata bagi tanah Papua,” tutup Laorens Wantik. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Meki Nawipa Dorong Kadin Papua Tengah Gerakkan Ekonomi Lokal, Kurangi Ketergantungan Pertambangan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi…

3 jam ago

Belanja Perubahan APBD Papua Tengah Naik Rp1,27 Triliun, Gubernur Meki Tekankan Akuntabilitas

NABIRE, TOMEI.ID | Belanja daerah dalam Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Papua Tengah Tahun…

4 jam ago

7 Tahun Peristiwa Expo Waena, FIM-WP Manokwari Gelar Diskusi dan Seribu Lilin Kenang Ason Mujizau

MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Pimpinan Kota (KPK) Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIM-WP) Manokwari, Papua…

7 jam ago

KOMPASS Desak Investigasi Independen atas Laporan Dugaan Penembakan Warga di Samboga Yahukimo

SUMUT, TOMEI.ID | Ketua Umum Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS), Anderian Kamo, mendesak dilakukan investigasi…

8 jam ago

Badan Pengurus Asrama Putra Paniai di Kota Studi Jayapura Minta Pemerintah Benahi Asrama Mahasiswa

JAYAPURA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Asrama (BPA) Paniai di Kota Study Jayapura, Fredy Mote menyampaikan…

8 jam ago

DPR Papua Tengah Minta Staf Perjelas Status Rapat kepada Wartawan

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, meminta jajaran staf…

8 jam ago