Berita

Peresmian Kantor Sinode Baru GKI: Gedung Megah Bukan Tujuan, Melainkan Sarana Pelayanan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua meresmikan gedung baru Kantor Sinode di Argapura, Kota Jayapura, Sabtu (30/8/2025).

Gedung representatif ini menandai babak baru pelayanan GKI yang telah hadir di Tanah Papua sejak 1956, sekaligus menjadi simbol syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan panjang gereja.

Ketua Sinode GKI, Pdt. Andrikus Mofu, dalam sambutannya menyebut peresmian kantor baru ini sebagai wujud nyata penyertaan Tuhan. Ia menegaskan bahwa berdirinya gedung representatif tersebut bukan semata hasil kerja manusia, melainkan bukti nyata bahwa Tuhan setia menolong perjalanan GKI di Tanah Papua sejak pertama hadir pada 1956 hingga kini.

“Awalnya kami perkirakan pembangunan akan berlangsung tiga hingga lima tahun. Namun berkat campur tangan Tuhan, gedung ini dapat selesai lebih cepat,” ujarnya penuh syukur di hadapan ribuan jemaat yang hadir.

Kantor Sinode GKI terdiri atas dua bagian besar. Bagian pertama menjadi ruang administrasi Badan Pekerja Sinode, sedangkan bagian kedua dibuka untuk publik, dilengkapi minimarket, pusat penjualan alat rohani, dan kafe di lantai atas. Selain kantor, GKI juga meresmikan Hotel Amazing Grace dan gedung serbaguna yang dapat dipakai untuk acara pernikahan maupun kegiatan masyarakat.

Untuk pengelolaan fasilitas usaha tersebut, GKI menggandeng pihak manajemen Hotel Grand Abe. Kehadiran unit usaha ini diharapkan mendukung kemandirian ekonomi gereja, serta memperluas ruang pelayanan sosial bagi jemaat dan masyarakat umum di Kota Jayapura maupun sekitarnya.

Peresmian Kantor Sinode GKI dan fasilitas lainnya dihadiri oleh pejabat lintas daerah, antara lain Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Bupati Sarmi Dominggus Catue, Ketua DPR Papua Denny H. Bonai, dan Wali Kota Jayapura Abisai Rollo. Kehadiran tokoh adat, tokoh agama, serta unsur Forkopimda turut menegaskan pentingnya momen ini bagi perjalanan GKI di Tanah Papua.

“GKI harus tetap hadir di tengah rakyat. Gedung ini hanyalah alat. Yang utama ialah keberpihakan kepada mereka yang lemah, miskin, dan tertindas,” ungkap seorang tokoh jemaat, mengingatkan arah pelayanan gereja, meski peresmian kantor baru disambut dengan sukacita, sejumlah tokoh jemaat menekankan bahwa gedung megah hanyalah sarana, bukan tujuan utama.

Peresmian yang disiarkan langsung pada Sabtu pukul 09.00 WIT itu diwarnai ibadah syukur yang diikuti ribuan jemaat. Dengan berdirinya kantor baru, GKI diingatkan agar tidak berhenti pada pencapaian fisik, melainkan terus memperkokoh perannya sebagai gereja, rakyat hadir bersama umat yang terpinggirkan dan menjadi terang di tengah masyarakat Papua. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Sebby Sambom Minta Prabowo Hentikan Keterlibatan Militer dalam Layanan Medis di Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Sebby Sambom, mendesak pemerintah…

5 jam ago

Cap Go Meh 2026 di Nabire Resmi Dibuka, Pemprov Tegaskan Tegaskan Harmoni di Tengah Keberagaman

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan komitmen menjaga harmoni sosial melalui pembukaan…

5 jam ago

Persipura Wajib Bangkit! RD Minta Pemain Main Lepas Hadapi PSIS

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura dihadapkan pada laga krusial saat menjamu PSIS Semarang pada pekan…

5 jam ago

Gubernur Papua Tengah Tinjau Langsung Puncak Jaya, Pemprov Tanggung Biaya Kesehatan Korban

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa bersama Wakil Gubernur Deinas Geley meninjau langsung…

11 jam ago

BERITA FOTO: Meki Nawipa dan Deians Geley Pastikan Langsung di Lapangan! Uji Fakta Dugaan Korban Sipil di Mulia

MULIA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bersama Wakilnya, Deinas Geley turun langsung ke…

12 jam ago

Mahasiswa UM Papua Soroti Dugaan Korban Sipil di Puncak, Serukan Penghentian Operasi Militer dan Investigasi Independen

JAYAPURA, TOMEI.ID | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) Universitas Muhammadiyah Papua…

13 jam ago