Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah dr. Silwanus A. Soemoele dan Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah, Denci Meri Nawipa. (Foto: Humas Pemprov Papua Tengah).
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memandang pembentukan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di tingkat provinsi sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelayanan publik.
Proses pembentukan organisasi profesi ini dimatangkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) di Nabire, Senin (16/12/2025).
Gubernur Papua Tengah berhalangan hadir dalam acara tersebut, sehingga diwakili dan dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah dr. Silwanus A. Soemoele.
Rakor tersebut, yang dipimpin oleh Pj. Sekda atas nama Gubernur, menekankan pentingnya KORPRI sebagai wadah pemersatu sekaligus pendorong peningkatan kinerja dan profesionalisme ASN di wilayahnya.
“Pembentukan Pengurus KORPRI Provinsi Papua Tengah merupakan langkah strategis dan sangat penting dalam rangka memperkuat peran KORPRI sebagai wadah pemersatu Aparatur Sipil Negara, sekaligus sebagai organisasi yang mampu mendorong profesionalisme, integritas, serta peningkatan kinerja ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah,” tegas Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Pj. Sekda.
Melalui rapat koordinasi ini, Pj. Sekda berharap terbangun kesamaan pemahaman, sinergi, dan komitmen bersama terkait mekanisme, struktur, serta tahapan pembentukan pengurus.
“Prosesnya harus berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saya mengajak seluruh peserta rapat untuk berpartisipasi aktif, memberikan masukan konstruktif, serta mengedepankan semangat kebersamaan demi terwujudnya KORPRI Provinsi Papua Tengah yang solid, profesional, dan berwibawa,” tambahnya.
Pj. Sekda kemudian memaparkan lima tujuan utama pembentukan KORPRI di provinsi DOB (Daerah Otonomi Baru) tersebut, sesuai arahan Gubernur. Secara garis besar, tujuan ini berfokus pada penguatan internal ASN, yakni untuk mewadahi dan membina ASN sebagai organisasi profesi yang menjunjung tinggi integritas dan etika kerja, serta mengembangkan kompetensi melalui pelatihan dan pembinaan berkelanjutan.
Selain fokus internal, KORPRI di provinsi DOB ini juga memiliki tujuan eksternal dan kesejahteraan yang penting. Ini meliputi dukungan aktif dalam kelancaran tugas pemerintahan daerah dan pelayanan publik. Organisasi ini juga akan berupaya meningkatkan kesejahteraan anggota melalui perlindungan dan pengembangan karier, serta menjaga netralitas dan persatuan ASN agar tetap loyal kepada ideologi negara.
Rakor ini dihadiri oleh Para Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov Papua Tengah, serta para Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah, dengan target menghasilkan keputusan dan rencana tindak lanjut yang jelas sebagai dasar pembentukan Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Papua Tengah ke depan. [*].
TIMIKA, TOMEI.ID | Pastor Paroki Katedral Tiga Raja, Keuskupan Timika, Amandus Rahadat, melontarkan peringatan keras…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Aliansi Mahasiswa bersama organisasi kepemudaan (OKP) Cipayung Pribumi Papua Pegunungan mendesak pemerintah…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa asal Kabupaten Intan Jaya yang menempuh studi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah,…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Forum Mahasiswa Kabupaten Mamberamo Raya menyatakan penolakan tegas terhadap rencana pembangunan batalion…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa asal Kabupaten Yalimo yang tengah menempuh pendidikan di Manokwari, Papua Barat,…
NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meresmikan Pondok Pesantren Riyadhul Qur’an sekaligus melaunching…