Berita

Persipani Paniai Mengamuk, Persidei Deiyai Terkapar Tiga Gol Tanpa Balas

MIMIKA, TOMEI.ID | Persipani Paniai menegaskan statusnya sebagai kandidat kuat juara Grup B Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah.

Tampil dominan sejak peluit pertama, armada besutan Jimmy Iro Saputro sukses melumat Persidei Deiyai dengan skor mencolok 3-0 di Stadion Wania Imipi, Selasa (10/3/2026).

Sejak kick-off, Persipani langsung memegang kendali permainan. Mengandalkan sirkulasi bola yang cepat, raksasa Paniai ini terus mengurung lini pertahanan Persidei.

baca juga: Persemi Mimika Pesta Gol 4-0 atas Persintan di Liga 4 Papua Tengah

Meski lawan sempat menerapkan strategi “parkir bus”, intensitas serangan tinggi yang dibangun Persipani membuat pertahanan Persidei perlahan mulai retak.

Pecahnya Kebuntuan

Momentum yang dinanti tiba pada menit ke-25. Memanfaatkan kemelut di mulut gawang, sang predator Harberd Akhova Sokoy (19) berhasil menyambar bola liar yang gagal diamankan kiper Yafet Edoway.

Gol tersebut menjadi titik balik yang meruntuhkan mental bertanding lawan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, stamina pemain Persidei tampak merosot tajam. Celah ini dimanfaatkan dengan cerdik oleh Persipani. Pada menit ke-85, sang motor serangan Darnus Tabuni (23) menggandakan keunggulan melalui skema serangan balik yang sangat rapi.

Pesta gol ditutup secara elegan oleh Danilo Elso Cannavaro Mote (29) di masa injury time (90+1’). Juru gedor masa depan ini melepaskan sepakan keras yang menghujam deras ke pojok gawang, sekaligus mengunci kemenangan mutlak 3-0.

Puncak Klasemen dan Modal Semifinal

Hasil klinis ini membawa Persipani Paniai memuncaki klasemen sementara Grup B dengan koleksi tiga poin dan catatan clean sheet.

Catatan ini jauh lebih impresif dibandingkan laga sebelumnya di mana Persipuncak dan Persidei hanya mampu bermain imbang tanpa gol. Kemenangan ini menjadi modal psikologis krusial bagi skuad Jimmy Iro Saputro sebelum melangkah ke fase semifinal.

Analisis Taktis: Fisik vs Strategi

Kemenangan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan buah dari keunggulan kolektivitas dan ketahanan fisik. Saat Persidei Deiyai mulai kehilangan napas di pertengahan babak kedua, pasukan Jimmy Iro justru semakin gila dalam melakukan pressing tinggi.

Transisi cepat dari bertahan ke menyerang yang diperagakan Persipani membuktikan bahwa level kedalaman skuad mereka berada satu tingkat di atas rata-rata kontestan Grup B lainnya.

Pesan Ancaman bagi Rival

Hasil identik 3-0 ini sekaligus menjadi alarm bahaya bagi tim lain yang bercita-cita mengincar takhta juara. Dengan catatan clean sheet di laga perdana, lini belakang Persipani terbukti sekeras batu karang, sementara lini depan mereka tampil sangat klinis dalam mengonversi peluang.

Efektivitas serangan yang ditunjukkan sang pemuncak klasemen ini menjadi standar baru yang wajib diwaspadai oleh calon lawan di babak semifinal mendatang.

Ambisi Menuju Takhta Liga 4

Kini, Persipani Paniai menatap laga selanjutnya dengan kepercayaan diri setinggi langit. Konsistensi menjadi kunci utama jika mereka ingin mempertahankan tren positif ini hingga partai puncak.

Jika performa eksplosif ini mampu dipertahankan, jalan menuju gelar juara Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah tampaknya bukan lagi sekadar ambisi, melainkan target realistis yang siap dieksekusi oleh armada tangguh dari Paniai ini. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemprov Papua Tengah Dorong Dunia Usaha Terapkan Prinsip HAM dalam Investasi dan Pembangunan

MIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Bagian Bantuan Hukum Biro Hukum Setda…

2 jam ago

Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Mimika Salurkan 64 Sapi Kurban, Perkuat Solidaritas dan Nilai Keagamaan

MIMIKA, TOMEI.ID | Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Provinsi Papua Tengah…

2 jam ago

Perdamaian Perang Keluarga di Wamena Disepakati, Asis Lani: Ini Perang Pertama dan Terakhir

WAMENA, TOMEI.ID | Konflik perang keluarga yang sempat mengguncang Kabupaten Jayawijaya akhirnya resmi diakhiri melalui…

3 jam ago

Disaksikan Pemda dan Forkopimda, Perdamaian Suku Lani dan Wouma-Kurima Diteguhkan Lewat Prosesi Patah Panah di Wamena

WAMENA, TOMEI.ID | Perdamaian antara kelompok masyarakat Suku Lani dan Wouma-Kurima akhirnya diteguhkan melalui prosesi…

4 jam ago

John Gobai: Sekolah Swasta di Papua Jangan Dianaktirikan, Mereka Pilar Pendidikan Sejak Sebelum NKRI

WAMENA, TOMEI.ID | Lembaga pendidikan pelopor dan sekolah swasta di Tanah Papua dinilai memiliki jasa…

4 jam ago

Dogiyai Jadi Kabupaten Pertama di Papua Tengah Lantik Pengurus PASI, Siap Cetak Atlet hingga Level Internasional

DOGIYAI, TOMEI.ID | Kabupaten Dogiyai mencatat sejarah baru sebagai daerah pertama di Provinsi Papua Tengah…

4 jam ago