Berita

Persipura Jayapura Rekrut Osas Saha untuk Perkuat Lini Depan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura resmi merekrut penyerang berpengalaman, Osas Saha, untuk memperkuat lini depan tim menjelang fase krusial Pegadaian Championship 2025/2026, yang menjadi penentu nasib tim musim ini.

Kehadiran Osas diharapkan dapat menambah kedalaman skuad, terutama di sektor penyerangan, di tengah persaingan ketat Grup Timur dengan dua laga penentuan yang tersisa, yang akan sangat mempengaruhi posisi akhir tim.

baca juga: Osas Saha Gabung Persipura: Fokus Utama Kembalikan Mutiara Hitam ke Liga 1

Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan (RD), mengonfirmasi bahwa Osas sudah bergabung dalam sesi latihan tim di Stadion Mandala, Jayapura, pada Selasa (20/1/2026), dan langsung beradaptasi dengan intensitas latihan tim.

Menurut RD, rekrutmen Osas adalah bagian dari evaluasi tim, yang juga mempertimbangkan potensi absennya beberapa pemain yang dipanggil ke tim nasional, terutama dalam menghadapi pertandingan-pertandingan krusial yang menentukan.

“Evaluasi kami membutuhkan penambahan kedalaman skuad, terutama karena ada pemain yang kemungkinan akan dipanggil ke tim nasional, yang dapat mempengaruhi komposisi tim dalam laga penting,” ujar RD setelah latihan.

RD menjelaskan bahwa Osas dipilih karena kemampuannya bermain di berbagai posisi. Selain sebagai striker, Osas juga dapat berfungsi sebagai winger maupun gelandang, sesuai kebutuhan tim, dan mampu memberikan fleksibilitas dalam strategi permainan.

“Kami mencari pemain yang bisa bermain sebagai striker, winger, atau gelandang. Setelah melalui proses scouting yang panjang, kami memilih Osas Saha, yang memiliki kualitas dan pengalaman yang kami butuhkan,” tambahnya.

Saat ini, Persipura kekurangan opsi striker murni. Sejumlah pemain terpaksa diubah posisinya untuk menyesuaikan kebutuhan tim, agar strategi permainan tetap berjalan efektif dan sesuai rencana.

“Striker murni kami tinggal Mathius, sementara Arodi sudah kami ubah menjadi winger. Yang lain sudah berubah jadi gelandang. Jadi, kami membutuhkan backup jika Mathius tidak bisa bermain,” jelas RD.

Mengenai usia Osas yang sudah tidak muda, RD menegaskan hal tersebut bukan masalah utama. Menurutnya, kebugaran adalah faktor yang lebih penting, karena Osas masih bisa tampil maksimal di lapangan.

“Bukan soal usia. Ada pemain yang lebih tua tapi tetap sangat fit, seperti Tipa dan Boas. Osas termasuk pemain yang menjaga kebugarannya dengan baik, dan tetap menunjukkan performa terbaik di setiap laga,” ujar RD.

Pengalaman Osas juga menjadi pertimbangan besar bagi tim pelatih. RD berharap pengalaman Osas bisa membantu tim, terutama saat Persipura kekurangan pengalaman di lapangan, dalam menghadapi tekanan laga-laga penting yang akan datang.

“Saya berharap pengalaman dia bisa membantu tim, apalagi di saat kami kekurangan pengalaman di lapangan, yang bisa sangat mempengaruhi hasil pertandingan,” tambah RD.

Terkait ambisi tim, RD menegaskan bahwa Persipura tetap fokus pada target yang sudah ditetapkan oleh manajemen, dan akan bekerja keras mencapainya dengan strategi yang matang.

“Kami tidak perlu bicara soal ambisi. Kami tahu target kami dan akan berusaha keras untuk mencapainya, dengan kerja tim yang solid dan konsisten,” ucap RD.

Pelatih yang akrab disapa RD ini juga membuka kemungkinan merekrut pemain baru, meski jumlahnya terbatas, untuk meningkatkan kekuatan tim dalam persaingan yang ketat.

“Saya sudah sampaikan sebelumnya, maksimal kami bisa menambah tiga pemain baru. Sekarang sudah dua, jadi masih ada satu tempat yang bisa diisi. Itu semua tergantung kondisi pemain yang ada,” jelasnya.

Keputusan untuk merekrut pemain tambahan, menurut RD, sangat bergantung pada kondisi fisik pemain yang ada, yang akan dievaluasi oleh tim medis.

“Kami akan melihat kondisi pemain lain terlebih dahulu. Jika ada yang harus istirahat panjang, maka keputusan akan diambil berdasarkan itu,” ujar RD.

Terkait pemain asing, RD memastikan tidak ada rencana perubahan dalam waktu dekat, karena skuad saat ini sudah cukup solid dan terkoordinasi dengan baik.

“Sampai hari ini, kami belum berpikir untuk mengganti pemain asing. Namun, jika ada kebutuhan mendesak, jendela transfer masih terbuka, dan kami akan segera melakukan evaluasi lebih lanjut,” jelasnya.

Menanggapi aspirasi suporter yang menginginkan playmaker baru, RD menyebut bahwa peran tersebut sudah mulai diisi oleh pemain berpengalaman yang ada dalam tim.

“Sebenarnya kami sudah menyiapkan itu. Dalam beberapa pertandingan terakhir, Boas dan Pahabol sudah mulai mengisi peran tersebut, dan memberikan kontribusi penting di lini tengah,” ujarnya.

Menurut RD, posisi playmaker membutuhkan pemain berpengalaman yang bisa menjaga ritme permainan tim, serta memiliki visi permainan yang luas dan kemampuan distribusi bola yang akurat.

“Posisi playmaker tidak mudah. Harus ada pemain dengan pengalaman untuk menjaga keseimbangan tim, serta mampu membaca permainan dengan baik,” kata RD.

Menjelang laga melawan lawan berikutnya pada 24 Januari, RD menegaskan fokus tim sepenuhnya tertuju pada persiapan pertandingan, dengan strategi yang matang dan kesiapan mental yang optimal.

“Fokus kami sekarang adalah bagaimana anak-anak bisa all-out dan meraih tiga poin penuh di kandang, dengan bermain maksimal dan disiplin, serta menghindari kesalahan yang merugikan,” ucapnya.

RD juga mengungkapkan evaluasi tim setelah laga sebelumnya, terutama terkait dengan transisi permainan yang masih perlu diperbaiki, agar lebih efektif dalam bertahan.

“Kami masih kurang cepat saat transisi dari menyerang ke bertahan. Itu menjadi koreksi utama kami, agar kami lebih siap menghadapi tekanan dari lawan,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Besok, Meki Nawipa akan Kunjungi Puncak Bawa Misi Pembangunan

PUNCAK, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bersama Anggota Komisi II DPR RI, Forkopimda…

2 jam ago

Meki Nawipa Dorong Kadin Papua Tengah Gerakkan Ekonomi Lokal, Kurangi Ketergantungan Pertambangan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi…

15 jam ago

Belanja Perubahan APBD Papua Tengah Naik Rp1,27 Triliun, Gubernur Meki Tekankan Akuntabilitas

NABIRE, TOMEI.ID | Belanja daerah dalam Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Papua Tengah Tahun…

15 jam ago

7 Tahun Peristiwa Expo Waena, FIM-WP Manokwari Gelar Diskusi dan Seribu Lilin Kenang Ason Mujizau

MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Pimpinan Kota (KPK) Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIM-WP) Manokwari, Papua…

19 jam ago

KOMPASS Desak Investigasi Independen atas Laporan Dugaan Penembakan Warga di Samboga Yahukimo

SUMUT, TOMEI.ID | Ketua Umum Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS), Anderian Kamo, mendesak dilakukan investigasi…

19 jam ago

Badan Pengurus Asrama Putra Paniai di Kota Studi Jayapura Minta Pemerintah Benahi Asrama Mahasiswa

JAYAPURA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Asrama (BPA) Paniai di Kota Study Jayapura, Fredy Mote menyampaikan…

19 jam ago