Berita

Persipura Resmikan Fasilitas Terpadu di Jayapura, Bidik Generasi Muda dan Ekosistem Olahraga Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura menegaskan langkah serius membangun fondasi masa depan dengan meresmikan fasilitas olahraga terpadu di kawasan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Jumat (10/4). Proyek ini digagas bersama Cendrawasih Karsa dan Kodaeral X.

Peresmian yang berlangsung di Jalan Kelapa Dua No.18 itu bukan sekadar menghadirkan sarana olahraga, tetapi menjadi simbol transformasi Persipura dari klub sepak bola menjadi pusat ekosistem olahraga dan komunitas di Tanah Papua.

Dalam momentum yang sama, Persipura juga meluncurkan jersey ketiga bertajuk “Mutiara Hitam” sebagai identitas baru dalam mengarungi sisa musim kompetisi 2025/2026—sebuah pesan bahwa klub legendaris ini tengah berbenah, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Fasilitas yang diberi nama “Cendrawasih Karsa – The Persipura Experience” itu dirancang sebagai pusat aktivitas terpadu. Di dalamnya terdapat CK Arena (lapangan minisoccer), CK Store Persipura Experience sebagai pusat merchandise resmi, Numbay 90+ Café, hingga layanan pendaftaran resmi TNI Angkatan Laut. Konsep ini menggabungkan olahraga, gaya hidup, dan layanan publik dalam satu kawasan.

Founder Cendrawasih Karsa, Owen Rahadiyan, menegaskan bahwa fasilitas ini merupakan realisasi dari gagasan panjang untuk menghadirkan ruang yang benar-benar merepresentasikan Persipura secara utuh.

“Hari ini menjadi momen yang sangat berarti, bukan hanya bagi kami, tetapi juga bagi masyarakat Jayapura dan semua yang membawa Persipura di dalam hati,” ujarnya dalam keterangan pers.

Ia menambahkan, kehadiran toko merchandise resmi menjadi komitmen lama yang akhirnya terwujud sejak dirinya terlibat dalam pengelolaan klub. Kolaborasi dengan Kodaeral X, kata dia, menjadi faktor kunci dalam penyediaan lokasi sekaligus dukungan pengembangan olahraga di Papua.

“Ini bukan sekadar toko atau fasilitas olahraga. Ini ruang di mana semangat, kebersamaan, dan gaya hidup bertemu,” tegasnya.

Lebih dari itu, proyek ini juga membawa misi sosial yang kuat. Seluruh tim operasional yang terlibat merupakan Orang Asli Papua (OAP), sebagai bentuk nyata pemberdayaan masyarakat lokal di tengah geliat industri olahraga.

Peresmian turut dihadiri berbagai elemen, mulai dari perwakilan institusi, legenda Persipura, hingga influencer Papua yang menyambut antusias hadirnya ruang baru tersebut.

Kehadiran fasilitas ini membuka peluang baru bagi masyarakat Jayapura untuk berolahraga, berinteraksi, hingga mengembangkan potensi diri dalam satu ruang yang inklusif. Di saat yang sama, langkah ini juga menjadi sinyal bahwa Persipura tengah membangun kembali kekuatan—tidak hanya sebagai klub, tetapi sebagai simbol identitas dan kebanggaan Papua yang berkelanjutan.

Sebagai operator klub, Cendrawasih Karsa menegaskan komitmennya untuk mendorong ekosistem olahraga berbasis komunitas, sekaligus mengangkat potensi lokal Papua ke panggung nasional hingga global. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Herman Kayame: Prioritas Pembangunan Papua Tengah Harus Berbasis Data

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan bahwa prioritas pembangunan tidak boleh disusun…

3 jam ago

Sosialisasi KLB Campak di Tanah Rubuh, Dinkes Manokwari Kejar Cakupan ORI 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari menargetkan cakupan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak dan…

3 jam ago

Pemuda KINGMI Serukan Generasi Muda Paniai Jauhi Miras, Narkoba dan Perilaku Berisiko

PANIAI, TOMEI.ID | Departemen Pemuda Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menggelar longmarch damai…

1 hari ago

Dies Natalis ke-1 Mepa Boarding School, Pemprov Papua Tengah Dorong Penguatan Pendidikan dan Karakter

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong Mepa Boarding School memperkuat fondasi pendidikan,…

1 hari ago

Polda Papua Tengah Kerahkan Ditreskrimum Usut Penyerangan Anggota Polsek Kamuu

DOGIYAI, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah mengerahkan tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk membantu…

1 hari ago

Perubahan APBD Dogiyai 2026 Diuji: Jangan Besar di Atas Kertas, Kecil Manfaat di Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | DPRK Dogiyai bersama Pemerintah Kabupaten Dogiyai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang…

1 hari ago