Peserta mengikuti sesi latihan dalam ajang PFA Cari Bakat 2025 di Manokwari. Seleksi berlangsung pada 23–25 Mei 2025 di Lapangan Sepakbola Kodim 1801, sebagai bagian dari upaya Papua Football Academy menjaring talenta muda Papua untuk dibina menjadi pesepakbola berkarakter. (Foto: Dok. Papua Football Academy)
MANOKWARI, TOMEI.ID | Papua Football Academy (PFA) kembali menggelar ajang seleksi bertajuk PFA Cari Bakat 2025, kali ini di Kota Manokwari.
Program ini bertujuan menjaring talenta pesepakbola muda kelahiran tahun 2012 dari Papua untuk bergabung dalam pembinaan di akademi.
Seleksi akan berlangsung selama tiga hari, 23–25 Mei 2025, di Lapangan Sepakbola Kodim 1801 Manokwari. Setiap sesi dimulai pukul 13.30 WIT.
“Besok kami lanjutkan seleksi di Manokwari. Ini bukan sekadar pencarian bakat teknis, tapi juga karakter, mental, dan semangat belajar,” ujar salah satu pelatih PFA dalam keterangan tertulis, Kamis (22/5).
PFA dikenal dengan pendekatan holistik dalam pembinaan, menggabungkan pelatihan teknik, pembentukan karakter, serta pendidikan formal terintegrasi. Akademi ini telah menjadi wadah bagi anak-anak Papua mengembangkan potensi mereka baik di dalam maupun luar lapangan.
Seleksi di Manokwari menjadi bagian dari rangkaian tur PFA Cari Bakat 2025 yang sebelumnya telah menyambangi beberapa kota di Papua. Setiap peserta diseleksi langsung oleh tim pelatih profesional dari PFA.
Informasi lebih lanjut mengenai seleksi dapat diperoleh melalui kontak NOVA di 0813-1657-2525, laman www.papuafootballacademy.com, atau akun Instagram @papuafootballacademy.
Dengan semangat membangun Papua lewat sepak bola, PFA mengajak generasi muda untuk memanfaatkan kesempatan ini dan menjadi bagian dari PFA Boys 2025. [*]
NABIRE, TOMEI.ID | Sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi PA 1884 KE dilaporkan meledak saat…
INTAN JAYA, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Moni (IPMMO) Se-Jawa dan Bali menyoroti krisis…
MANOKWARI, TOMEI.ID | TK YAPIS I REREMI Manokwari menggelar Pelepasan Peserta Didik dan Pentas Seni…
NABIRE, TOMEI.ID | SD Negeri Pugisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, berhasil meluluskan seluruh peserta…
WAMENA, TOMEI.ID | Seorang remaja berusia 18 tahun bernama Penti Weya dilaporkan meninggal dunia setelah…
NABIRE, TOMEI.ID | Tokoh Adat Suku Wate, Kostan Waray, secara resmi menyerahkan kuasa pengelolaan lahan…