Berita

Pj Sekda Silwanus : Suara Rakyat dan Nilai Adat Jadi Kompas Pembangunan Bermartabat

NABIRE, TOMEI.ID | Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, menegaskan bahwa suara rakyat dan nilai-nilai adat harus menjadi dasar dan arah utama dalam perumusan dan pelaksanaan pembangunan di Papua Tengah.

Hal ini disampaikan Pj Setda Papua Tengah saat mewakili Gubernur, Meki Fritz Nawipa, dalam Rapat Paripurna DPR Papua Tengah di Nabire pada Senin, (16/62025).

Menurutnya, Papua Tengah sebagai provinsi baru memiliki tanggung jawab besar untuk menata masa depan yang bermartabat, adil, dan inklusif, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai budaya lokal.

“Hari ini adalah hari di mana suara rakyat dan nilai-nilai adat kita jadikan sebagai kompas untuk mengarahkan Papua Tengah menuju masa depan yang lebih bermartabat. Kita tidak membangun hanya dengan beton dan aspal, tetapi dengan hati, dengan jiwa masyarakat, dan dengan semangat kebersamaan yang lahir dari budaya kita sendiri,”ujar Silwanus.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah dan akan terus membuka ruang partisipasi seluas-luasnya kepada masyarakat adat, tokoh agama, pemuda, perempuan, dan kelompok rentan lainnya dalam setiap proses perencanaan pembangunan.

Ia juga menyampaikan arah kebijakan strategis pemerintah provinsi terkait penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi (Propemperda), yang meliputi Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi) dan Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) tahun 2025.

Diketahui, 48 rancangan regulasi tersebut, 34 di antaranya merupakan inisiatif legislatif terdiri atas 25 Raperdasi dan 9 Raperdasus. Sementara 14 Raperdasi lainnya merupakan usulan dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Beberapa rancangan prioritas meliputi: Perlindungan Masyarakat Adat dan Kampung Adat; Perlindungan Perempuan dan Anak; Perlindungan Nelayan Asli Papua; Perlindungan Hak Atas Tanah Adat; Pemberdayaan Pengusaha Orang Asli Papua (OAP) dan; Pengaturan Tata Cara Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

“Peraturan ini bukan hanya legalitas administratif, tapi juga bentuk nyata penghormatan kita terhadap eksistensi masyarakat adat dan upaya memastikan pembangunan tidak meninggalkan siapa pun di belakang,”lanjutnya.

Pemerintah Papua Tengah berharap seluruh proses legislasi dapat diselesaikan tepat waktu dan menjadi acuan kerja di seluruh tingkatan pemerintahan, dari provinsi hingga distrik.

Silwanus juga mengajak seluruh jajaran birokrasi, DPR Papua Tengah, serta mitra pembangunan untuk memperkuat sinergi dan menjaga integritas.

“Kami ingin membangun Papua Tengah dengan cara yang benar. Artinya, bekerja jujur, transparan, dan melayani rakyat. Mari kita mulai dengan membangun kepercayaan, karena dari situlah pembangunan bermakna dimulai,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pesan Gubernur Meki Fritz Nawipa kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja dengan dedikasi dan menjadikan rakyat sebagai pusat dari setiap kebijakan.

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota DPR Papua Tengah, pimpinan Majelis Rakyat Papua Tengah (MRPT), para kepala OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemuda dari berbagai wilayah di Provinsi Papua Tengah.

Dialog interaktif antara peserta dan pejabat pemerintah turut digelar dalam forum tersebut, menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, terutama terkait hak-hak adat, akses layanan publik, dan peran masyarakat dalam pembangunan daerah.

Dengan semangat “Bersatu Membangun Papua Tengah yang Bermartabat”, pemerintah provinsi menyampaikan komitmennya untuk mewujudkan pemerintahan yang inklusif, berkeadilan, dan menghargai kearifan lokal sebagai pilar utama menuju kesejahteraan bersama. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

DPR Papua Tengah Desak Kapolda Jelaskan Perkembangan Kasus Dogiyai

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Ketua I DPR Papua Tengah, Diben Elaby, meminta Kapolda Papua Tengah…

13 jam ago

KADIN Dogiyai Dorong Kopi Kembali Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Dogiyai, Amatus Anouw, mendorong masyarakat…

14 jam ago

IPMADO Tuding Eks Kapolres Dogiyai Yocbeth Mince Mayor Otak Pembunuhan Juventus Edowai

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) Kota Studi Nabire menuding mantan Kapolres…

14 jam ago

Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Kematian Presenter TVRI Yanto Idorway

MANOKWARI, TOMEI.ID | Polda Papua Barat menetapkan dua orang berinisial D dan P sebagai tersangka…

1 hari ago

Perdana Ikut Kriyanusa 2026, Dekranasda Deiyai Bawa Noken dan Kerajinan Khas ke Panggung Nasional

JAKARTA, TOMEI.ID | Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Deiyai untuk pertama kalinya membawa produk…

1 hari ago

Dari Buku ke Diskusi, IPM-IDAKI Gerakkan Budaya Literasi di Kampung Harapan

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/Mahasiswi Idadagi Kigamani (IPM-IDAKI) kembali menggelar kegiatan Lapak Baca…

2 hari ago