Berita

PMKRI Cabang Aimas Gelar Nobar dan Diskusi Peringati Hari HAM Sedunia

AIMAS, TOMEI.ID | Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Aimas Santa Monika menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) dan diskusi dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia.

Acara tersebut berlangsung di Margasiswa PMKRI Cabang Aimas Santa Monika, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (10/12/2025).

Ketua Presidium PMKRI Cabang Aimas Santa Monika, Silvester Mate, menegaskan bahwa peringatan Hari HAM Sedunia harus menjadi momentum bagi mahasiswa untuk merefleksikan kondisi penegakan HAM yang masih krisis di Indonesia, khususnya di Papua.

“Peringatan Hari HAM bukan sekadar seremonial. Ini adalah saat bagi kita mengevaluasi sejauh mana martabat manusia dijaga. Mahasiswa sebagai agen perubahan wajib berada di garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak yang terampas,” ujar Mate usai kegiatan.

baca juga: Wabup Paulus Ajambuani Lantik Pengurus IPMM Sorong, Tekankan Wadah Organisasi sebagai Fondasi SDM Tambrauw

Mate menambahkan, diskusi tersebut digelar untuk meningkatkan kesadaran anggota dan masyarakat mengenai isu-isu HAM, terutama yang menyangkut perempuan dan wilayah konflik.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber dengan tema yang relevan terhadap situasi HAM saat ini.

Narasumber pertama, Maria Baru, membawakan materi berjudul “Perempuan Muda Harus Melawan Kekerasan Berbasis Gender Seksual (KBGS)”. Ia menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan muda agar mampu mengenali, mencegah, dan menolak segala bentuk kekerasan berbasis gender.

Maria mendorong perempuan muda untuk berani bersuara ketika menghadapi kekerasan. Ia menegaskan bahwa korban perlu mendapatkan dukungan hukum, pendampingan psikologis, serta ruang aman untuk menyampaikan pengalaman mereka.

Narasumber kedua, Lamberti Faan, membahas “Peran Perempuan Papua di Wilayah Konflik”. Faan menyoroti posisi perempuan Papua yang kerap mengalami dampak langsung konflik, tetapi pada saat yang sama memegang peran penting sebagai penjaga perdamaian dan pelestari nilai-nilai lokal.

Menurutnya, perempuan Papua menghadapi tantangan berlapis, mulai dari kekerasan, trauma, hingga keterbatasan akses terhadap keadilan dan layanan pemulihan.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Peserta aktif mengajukan pertanyaan serta memberikan tanggapan kritis terhadap materi yang disampaikan. Antusiasme tersebut dinilai sebagai sinyal positif bahwa isu HAM terus mendapat perhatian generasi muda.

PMKRI Cabang Aimas Santa Monika berharap kegiatan ini dapat menjadi alarm kesadaran bagi anggota dan masyarakat, khususnya perempuan Papua, terkait kompleksitas persoalan HAM di Tanah Papua. Mereka menegaskan komitmennya untuk terus menghidupkan semangat perjuangan HAM dan keadilan sosial di setiap kegiatan kaderisasi maupun advokasi. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

21 jam ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

22 jam ago

HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Peran Gereja dalam Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan…

22 jam ago

BREAKING NEWS: Persoalan Sampah Dapur MBG Diduga Picu Kericuhan di Bumi Wonorejo Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan sampah yang diduga berasal dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

1 hari ago

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

2 hari ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

2 hari ago