Berita

Presma Unmus Desak Penuntasan Kasus Rasisme dan Penembakan Warga di Yalimo

MERAUKE, TOMEI.ID | Presiden Mahasiswa Universitas Musamus (Presma Unmus) Merauke, Papua Selatan, Yoram Oagay, mendesak penuntasan kasus ujaran rasisme dan penembakan warga sipil di Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan.

Kasus rasisme terjadi pada 15 September 2025, diikuti penembakan yang menewaskan seorang warga pada 16 September 2025.

Melalui pernyataan kepada wartawan tomei.id pada Jumat (19/9/2025), Yoram menekankan agar pelaku ujaran rasis yang merendahkan siswa Orang Asli Papua (OAP) di SMA Negeri 1 Yalimo segera diproses hukum.

Ia juga menuntut pertanggungjawaban aparat kepolisian atas tewasnya Sadrak Yohame dan luka-luka pada tiga warga sipil lainnya akibat penembakan pada Selasa, 16 September 2025.

“Rasisme adalah musuh negara dan kemanusiaan. Negara kita adalah negara hukum, oleh karena itu pelaku ujaran rasis dan penembakan brutal harus ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tegas Yoram.

Menurutnya, reaksi spontan masyarakat dan siswa setelah ujaran rasisme adalah bentuk perlawanan yang sah terhadap diskriminasi. Namun, tindakan represif aparat justru memperdalam luka masyarakat Yalimo.

Yoram menjelaskan bahwa dasar hukum untuk menindak kasus ini sudah jelas, yaitu Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta Pasal 28 ayat (2) UU ITE (UU No. 1/2024). Kedua aturan ini memberikan ancaman pidana hingga lima tahun penjara atau denda maksimal Rp500 juta.

Atas dasar itu, BEM Unmus mendesak Kapolda Papua mencopot Kapolres Yalimo, mengadili aparat pelaku penembakan, dan menyeret siswa pelaku ujaran rasis ke pengadilan.

“Seluruh pelanggaran hukum ini harus diselesaikan seadil-adilnya agar masyarakat tidak hidup dalam ketakutan,” tutupnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Deinas Geley Dorong BLK UMKM di Mimika, Fasilitas Perikanan Poumako Disiapkan untuk Pengembangan 2027

TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, melakukan kunjungan kerja dengan meninjau sejumlah…

9 jam ago

Deinas Geley Tegaskan GKII dan Kingmi Jangan Terpecah Lagi, Ajak Warga Hentikan Perang

TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengajak jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia…

20 jam ago

Dibangun Swadaya, Jembatan Kampung Tibai Kembali Putus; Warga Minta Pemerintah Bertindak

NABIRE, TOMEI.ID | Jembatan gantung Kali Degeuwo yang menjadi akses menuju Kampung Tibai, Distrik Siriwo,…

20 jam ago

36 Tim SMP Ikuti Kapolda Cup I 2026, Panitia Minta Pemerintah Perhatikan Fasilitas Olahraga

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 36 tim sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Nabire mengikuti Turnamen Mini…

20 jam ago

SIAP DPMPTSP Harus Pangkas Birokrasi dan Persempit Celah Pungli di Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Staf Ahli III Gubernur Papua Tengah, Ukkas, menegaskan bahwa transformasi digital pelayanan…

21 jam ago

Kekeringan dan Asap Ganggu Warga, PMI Paniai Salurkan Air Bersih dan Masker Gratis

PANIAI, TOMEI.ID | Kekeringan serta kondisi udara yang dipenuhi asap dan debu menjadi perhatian Palang…

22 jam ago