Berita

PSBS Biak Takluk 1-2 dari Persik Kediri, Badai Pasifik Kian Dekat Zona Degradasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | PSBS Biak harus pulang tanpa poin setelah kalah 1-2 dari tuan rumah Persik Kediri pada pekan ke-24 BRI Super League (Liga 1) musim 2025/2026. Kekalahan ini membuat posisi tim berjuluk Badai Pasifik semakin terancam di papan bawah klasemen.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, Kamis (5/3/2026) malam, PSBS sebenarnya sempat unggul lebih dulu. Namun, kelengahan di menit-menit akhir membuat tim tamu harus menerima kekalahan pahit.

Hasil ini membuat PSBS turun ke peringkat ke-16 klasemen sementara dan masuk zona rawan degradasi. Dengan hanya menyisakan 10 pertandingan hingga akhir musim, tekanan terhadap tim asal Biak itu semakin besar.

Sejak awal laga, kedua tim langsung bermain terbuka dan saling melancarkan serangan. PSBS mencoba mengambil inisiatif menyerang, namun lini belakang Persik tampil cukup disiplin. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.

Memasuki babak kedua, PSBS langsung tancap gas. Hasilnya, R. Blanco sukses memecah kebuntuan pada menit ke-48 dan membawa tim tamu unggul 1-0.

Keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Persik bangkit dan mulai meningkatkan intensitas serangan di 15 menit terakhir pertandingan.

Gol penyeimbang akhirnya tercipta pada menit ke-79 melalui A.H. Hehanussa. Momentum pun berbalik ke tuan rumah.

Petaka bagi PSBS datang dua menit menjelang waktu normal berakhir. M. Firly berhasil mencetak gol dan membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk Persik. Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Menurutnya, tim sebenarnya mampu mengontrol permainan hingga memasuki menit ke-75.

Namun, konsentrasi pemain menurun pada menit-menit akhir pertandingan.

“Persik memang layak menang. Mereka tim yang bagus dan teknis. Tapi saya tetap senang dengan kerja keras para pemain,” ujar Mihail dalam konferensi pers usai pertandingan.

Pelatih asal Rumania itu juga menyoroti minimnya kontribusi pemain pengganti serta belum kuatnya identitas permainan tim.

“Saya baru satu bulan di tim ini. Jujur saja, tim ini belum punya jiwa dan identitas yang jelas. Banyak pemain dari berbagai daerah, tapi belum benar-benar bermain dengan hati untuk Biak,” tegasnya.

Kadu Monteiro, Kiper PSBS Biak, juga mengakui timnya belum cukup matang dalam mengelola jalannya pertandingan.

“Hasil ini tidak bagus. Kami datang untuk menang. Babak pertama organisasi permainan bagus, tapi di babak kedua ada masalah. Tim ini perlu lebih dewasa,” katanya.

Menurutnya, PSBS harus segera bangkit jika tidak ingin semakin terpuruk di klasemen.

“Kami harus menang di laga berikutnya melawan Semen Padang,” tambahnya.

PSBS dijadwalkan menghadapi Semen Padang dalam empat hari ke depan. Pertandingan tersebut menjadi sangat krusial karena kedua tim sama-sama berada di papan bawah klasemen.

Jika gagal meraih poin penuh, ancaman degradasi bagi PSBS Biak musim ini semakin nyata.[*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

KNPB Meepago Keluarkan Himbauan Umum Jelang Aksi 15 Agustus di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Meepago mengeluarkan himbauan umum kepada masyarakat yang…

5 jam ago

GERMAS PMKRI Kecam Dugaan Penembakan Tiga Warga di Maybrat

MANOKWARI, TOMEI.ID | Presidium Gerakan Mahasiswa (GERMAS) PMKRI Cabang Manokwari “St. Thomas Villanova”, Yufentus Temorubun,…

6 jam ago

Fransiskus Magai Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar DPR Papua Tengah: Jangan Terprovokasi

NABIRE, TOMEI.ID | Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR Papua Tengah sekaligus Ketua Fraksi Gabungan Papua…

6 jam ago

Tiga Warga Diduga Tertembak di Maybrat, Organisasi Katolik Desak Investigasi Independen

MAYBRAT, TOMEI.ID | Organisasi Katolik mendesak penyelidikan yang transparan dan independen atas dugaan penembakan terhadap…

6 jam ago

Sony Kogoya Bantah Pemberitaan Mengatasnamakan Banggar DPR Papua Tengah: Hoaks dan Tidak Benar

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Ketua III DPR Papua Tengah, Sony Bekies Kogoya, membantah informasi yang…

7 jam ago

Hari Pramuka ke-65, Dominggus Mandacan Dorong Generasi Muda Papua Barat Perkuat Karakter dan Ketahanan Pangan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, mengajak generasi muda menjadikan momentum Hari…

7 jam ago