Berita

PSBS Biak Tumbang 1-2 dari Persita, Posisi Klasemen Kian Tertekan

JAYAPURA, TOMEI.ID | PSBS Biak kembali menelan kekalahan pada lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2025/2026 setelah takluk 1-2 dari Persita Tangerang pada pekan ke-21 di Stadion Indomilk Arena, Senin (16/2/2026).

Hasil tersebut membuat posisi PSBS Biak semakin tertekan di papan bawah klasemen. Tim asal Papua itu kini menempati peringkat ke-15 dengan 17 poin dari 21 pertandingan, hanya berjarak tipis dari zona degradasi.

Pada babak pertama, PSBS tampil disiplin dan percaya diri. Tim berjuluk Badai Pasifik mampu membuka keunggulan melalui gol R. Blanco pada menit 45+1. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persita meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol R. RodrĂ­guez pada menit ke-69. Satu menit berselang, tuan rumah berbalik unggul setelah gol bunuh diri KadĂș mengubah skor menjadi 2-1.

PSBS berupaya mengejar ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan, namun hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap bertahan untuk kemenangan Persita.

Kekalahan ini menjadi peringatan serius bagi PSBS Biak dalam upaya bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional. Dengan kompetisi masih menyisakan 13 pertandingan, tim dituntut segera mengamankan poin untuk menjauh dari ancaman degradasi.

Musim ini Liga 1 menerapkan format liga penuh kandang dan tandang (double round-robin), tanpa Championship Series, sehingga konsistensi perolehan poin menjadi faktor penentu posisi akhir klasemen.

Publik Papua berharap PSBS Biak segera bangkit pada laga berikutnya guna menjaga peluang bertahan di Liga 1 serta mempertahankan eksistensi klub di level tertinggi sepak bola Indonesia. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

HUT ke-81 TNI di Nabire, Prajurit Didorong Semakin Profesional, Responsif dan Adaptif Hadapi Ancaman

NABIRE, TOMEI.ID | Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan pentingnya profesionalisme, kesiapan, integritas, dan kemampuan adaptasi…

14 menit ago

Kemarau Lima Bulan, Air Kali Bedu Siriwo Berubah Keruh, Pdt. Obeth Magai: Fenomena Ini Belum Pernah Terjadi

NABIRE, TOMEI.ID | Kondisi Kali Degeuwa atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Kali Bedu di…

2 jam ago

Bupati Yahukimo Nyatakan Bantuan Mahasiswa di Manokwari Dihentikan, Pemkab Diminta Jelaskan Dasar Kebijakan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Persoalan lebih dari 100 mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo yang masih bertahan di…

3 jam ago

Dua Hari Bertahan di Gereja, Mahasiswa Yahukimo Tunggu Respons Pemkab soal Hunian

MANOKWARI, TOMEI.ID | Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo yang sedang menempuh pendidikan di Kota Manokwari…

13 jam ago

Mahasiswa Yahukimo di Jayapura Desak Pemkab Bangun Asrama bagi Mahasiswa di Manokwari

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Yahukimo yang berada di Kota Studi Jayapura mendesak Pemerintah Kabupaten Yahukimo…

15 jam ago

Himaku Kehutanan UNIPA Resmi Dibentuk, Mahasiswa Siapkan Program Lingkungan dan Pengabdian

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa Program Studi S1 Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Papua (UNIPA), resmi membentuk…

18 jam ago