Berita

Puncak Mantapkan KLHS RPJMD 2025–2029, Bupati Elvis Tabuni Tekankan Pembangunan Berkelanjutan

ILAGA, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Puncak menegaskan komitmennya terhadap pembangunan yang berwawasan lingkungan melalui pelaksanaan Konsultasi Publik II Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Forum strategis ini berlangsung di Aula Keuangan, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Kamis (2/10/2025).

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Puncak, Elvis Tabuni, didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Puncak, Herman Daniel Wanma, serta dihadiri Tim KLHS dari Bappeda Provinsi Papua dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran berbagai unsur menandakan adanya sinergi lintas sektor dalam perumusan arah pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Elvis Tabuni menegaskan bahwa KLHS merupakan instrumen vital untuk memastikan seluruh program RPJMD berorientasi pada prinsip pembangunan berkelanjutan. Ia merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelenggaraan KLHS sebagai landasan hukum.

“KLHS memastikan bahwa setiap kebijakan, rencana, dan program pembangunan mempertimbangkan secara mendalam aspek lingkungan hidup. Dengan begitu, potensi dampak lingkungan dapat diidentifikasi dan dikelola sejak dini,” tegas Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, Forkopimda, OPD, instansi, organisasi masyarakat, tokoh agama, hingga tokoh adat untuk memberikan masukan konstruktif.

“Pembangunan Puncak harus memberi manfaat jangka panjang tanpa merusak ekosistem, demi generasi mendatang,” ujarnya.

Kepala Bappeda Puncak, Herman Daniel Wanma, menyebutkan bahwa konsultasi publik ini menjadi tahapan penting dalam penyusunan KLHS RPJMD. Ia menekankan bahwa KLHS bertujuan menjamin keberlangsungan sumber daya alam, kesejahteraan masyarakat, serta kualitas hidup generasi kini dan mendatang.

“Forum ini diharapkan dapat menghimpun masukan dari berbagai pihak, mulai dari pemenuhan data, perangkingan isu, hingga penyempurnaan dokumen KLHS RPJMD Kabupaten Puncak 2025–2029,” jelas Wanma.

Meski baru tujuh bulan menjabat, ia optimis kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati akan mampu meletakkan dasar pembangunan berkelanjutan di Puncak.

“Dengan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan, program yang direncanakan akan lebih tepat sasaran dan berdampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Henes Sondegau Serahkan Tujuh Rekomendasi, Siap Bertarung dalam Bursa Calon Ketua Asprov PSSI Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Bakal calon Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Tengah, Henes Sondegau, menyerahkan…

52 menit ago

Pelajar dan Mahasiswa Desak Pemprov Papua Tengah Bangun Perpustakaan Umum dan Asrama

NABIRE, TOMEI.ID | Pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Nabire mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah…

5 jam ago

SMI-KP Soroti Situasi Paniai, Warga Disebut Tinggalkan Kampung hingga Mengungsi ke Enarotali

PANIAI, TOMEI.ID | Kekhawatiran atas situasi keamanan di sejumlah wilayah Kabupaten Paniai, Papua Tengah, mendorong…

8 jam ago

UNIPA Satukan Perspektif Demokrasi dan Lingkungan dalam Kuliah Umum Kehutanan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Fakultas Kehutanan Universitas Papua (UNIPA) mengangkat keterkaitan antara data kepemiluan, demokrasi, serta…

17 jam ago

42 Ton Beras untuk Lanny Jaya, Pemprov Papua Pegunungan Tekankan Distribusi hingga Tujuh Distrik

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi(Pemprov) Papua Pegunungan menyalurkan 42 ton beras bantuan bagi masyarakat Kabupaten…

17 jam ago

Mahasiswa UNIPA Belum Terdata sebagai Pemilih, KPU Papua Barat Perkuat Edukasi Demokrasi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Masih adanya mahasiswa Universitas Papua (UNIPA) yang belum terdata sebagai pemilih menjadi…

17 jam ago