Berita

Rakerda I Pemuda Katolik Papua Tengah Ditekankan Jadi Motor Sinergi Pembangunan

NABIRE, TOMEI.ID | Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Provinsi Papua Tengah resmi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I di Nabire, Jumat (24/4/2026), sebagai langkah strategis memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (25/4/2026) ini mengusung tema “Meningkatkan Mitra dengan Pemerintah”, yang menegaskan arah organisasi untuk membangun sinergi konkret dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah Papua Tengah.

Rakerda dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Tengah, Albertus Adii, yang hadir mewakili Penjabat Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa.

Dalam sambutannya, Albertus Adii menegaskan bahwa peran pemuda sangat krusial dalam mengawal arah pembangunan, khususnya di Daerah Otonom Baru (DOB) yang masih membutuhkan fondasi kuat di berbagai sektor.

“Papua Tengah membutuhkan sinergi dan kerja sama dari seluruh pihak untuk mewujudkan visi dan misi pemerintah daerah. Pemuda Katolik diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam setiap gerak pembangunan ke depan,” tegasnya.

Ia menekankan, pembangunan tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dibangun melalui kolaborasi lintas sektor. Karena itu, kader Pemuda Katolik didorong untuk terlibat aktif dalam sektor pendidikan, ekonomi, sosial, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan nilai-nilai demokrasi.

Lebih jauh, Albertus mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara modernisasi dan nilai-nilai lokal. Ia menegaskan bahwa agama dan kearifan adat harus tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda Papua.

Menurutnya, Pemprov Papua Tengah saat ini tengah fokus meletakkan dasar pembangunan yang berkelanjutan. Keterlibatan aktif generasi muda dinilai menjadi kunci untuk memastikan proses tersebut berjalan konsisten dan berdampak luas.

Rakerda I ini diharapkan tidak sekadar menjadi forum seremonial, tetapi mampu melahirkan program kerja yang konkret, realistis, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Pemuda Katolik sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mahasiswa Papua di Jayapura Soroti 1 Mei 1963, Angkat Isu Sejarah, HAM, dan Hak Penentuan Nasib Sendiri

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Asrama Yame-Owaa Kabupaten Paniai di Kota Studi…

10 jam ago

Ratusan Massa Ikuti Mimbar Bebas 1 Mei di Manokwari, KNPB Mnukwar Soroti HAM dan Situasi Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Mnukwar bersama mahasiswa dan elemen masyarakat…

10 jam ago

KNPB Balim–Wamena Gelar Diskusi Peringatan 1 Mei, Angkat Isu Kemanusiaan di Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Balim–Wamena menggelar diskusi mimbar bebas dalam…

11 jam ago

KOMPASS Soroti 1 Mei 1963, Nilai Proses Integrasi Papua Belum Cerminkan Kedaulatan Rakyat

SUMUT, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS) menyampaikan pernyataan sikap dalam momentum peringatan 1…

11 jam ago

KNPB Yahukimo Gelar Aksi 1 Mei, Soroti Status Papua dan Isu Kemanusiaan

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Yahukimo, Sektor Hoyawos, menggelar seminar dan…

11 jam ago

Harga Beras di Intan Jaya Tembus Rp52 Ribu/Kg, Pemprov Papua Tengah Siapkan Langkah Intervensi

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menemukan lonjakan signifikan harga beras di Sugapa,…

20 jam ago