Berita

Ratusan Massa Ikuti Mimbar Bebas 1 Mei di Manokwari, KNPB Mnukwar Soroti HAM dan Situasi Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Mnukwar bersama mahasiswa dan elemen masyarakat menggelar aksi mimbar bebas dalam rangka memperingati 63 tahun peristiwa 1 Mei 1963.

Kegiatan berlangsung di kawasan Amban, Manokwari, Kamis (1/5/2026), dengan mengangkat isu hak asasi manusia (HAM) dan situasi terkini di Papua.

Aksi dimulai sekitar pukul 08.00 WIT, ditandai dengan pergerakan massa dari berbagai titik menuju lokasi kegiatan. Setibanya di Amban, panitia langsung menyiapkan area sebagai pusat mimbar bebas yang kemudian dipadati peserta sekitar pukul 09.00 WIT.

Koordinator kegiatan dari KNPB Mnukwar menyampaikan bahwa mimbar bebas ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai.

“Mimbar bebas ini adalah ruang menyuarakan aspirasi rakyat, termasuk isu kemanusiaan dan hak asasi manusia di Papua,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Sepanjang aksi, peserta secara bergantian menyampaikan orasi, membacakan puisi, serta menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah organisasi, di antaranya Germapa, FIM WP, BEM STIMIK, serta kelompok perempuan di Manokwari.

Peserta aksi tampak membawa berbagai atribut, seperti pakaian adat, pamflet, dan spanduk yang memuat pesan-pesan terkait HAM serta refleksi sejarah Papua. Kehadiran beragam elemen ini menunjukkan keterlibatan lintas kelompok dalam kegiatan tersebut.

Dalam sesi orasi, sejumlah peserta menyoroti kondisi sosial dan kemanusiaan di Papua serta mendorong adanya perhatian lebih luas dari berbagai pihak, termasuk komunitas nasional dan internasional.

“Kami menyampaikan aspirasi rakyat Papua dan berharap adanya penghormatan terhadap hak asasi manusia serta penyelesaian yang adil,” kata salah satu orator dalam mimbar bebas.

Menjelang penutupan sekitar pukul 14.00 WIT, masing-masing organisasi menyampaikan sikap dan pandangan mereka. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan pernyataan nasional oleh perwakilan KNPB Mnukwar.

Dalam pernyataan tersebut, KNPB menyoroti peristiwa 1 Mei 1963 sebagai bagian dari sejarah Papua serta mengangkat isu terkait dinamika politik, situasi kemanusiaan, dan perlunya ruang dialog dalam penyelesaian berbagai persoalan di Papua.

Selain itu, mereka juga mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk komunitas internasional, dalam memperhatikan kondisi Papua, khususnya terkait akses informasi, pemantauan independen, dan upaya penyelesaian secara damai.

Selama kegiatan berlangsung, aparat keamanan melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Aksi mimbar bebas berakhir dalam keadaan tertib di bawah koordinasi panitia.

Peringatan 1 Mei di Manokwari ini menjadi bagian dari refleksi sejarah sekaligus ruang penyampaian aspirasi masyarakat terhadap isu kemanusiaan dan masa depan Papua. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Papua Tengah Hadapi Ancaman Karhutla dan Kekeringan, Delapan Kabupaten Dipanggil ke Meja Koordinasi

NABIRE, TOMEI.ID | Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, serta cuaca ekstrem mulai menekan…

18 jam ago

Kekeringan dan Hujan Es Lumpuhkan Kebun Warga Kuyawage, Bantuan Diminta hingga 2027

TIOM, TOMEI.ID | Kekeringan berkepanjangan yang disusul hujan es berdampak serius terhadap kehidupan masyarakat di…

18 jam ago

BPBD-KP Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kebakaran dan…

19 jam ago

BEM UNIPA Bekali Mahasiswa Baru, Tekankan Kepemimpinan dan Kepekaan Sosial

MANOKWARI, TOMEI.ID | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Papua (UNIPA) membekali mahasiswa baru dengan wawasan…

19 jam ago

Delapan Mahasiswa Yahukimo Lulus, IMY Manokwari Gelar Syukuran dan Beri Motivasi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Yahukimo (IMY) Kota Studi Manokwari menggelar ibadah syukuran atas keberhasilan…

19 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Bentuk Satgas Karhutla Papua Tengah, Operasi Darat dan Udara Disiapkan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menetapkan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan…

20 jam ago