NABIRE, TOMEI.ID | Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley menggelar forum refleksi kritis di Ballroom Kantor Gubernur, Jumat (20/2/2026).
Tak tanggung-tanggung, jurnalis senior Andy F. Noya dihadirkan untuk membedah capaian serta janji politik pasangan tersebut demi transparansi publik yang jujur dan tanpa kompromi.
Dalam diskusi interaktif yang dihadiri ratusan warga, Meki Nawipa menegaskan bahwa satu tahun pertama ini merupakan fondasi transformasi. Fokus utama tetap pada sektor krusial: pendidikan gratis, akses kesehatan, dan penguatan ekonomi akar rumput.
“Kami tidak hanya bicara visi, tapi realisasi. Program prioritas harus berjalan secara terukur dan berkelanjutan agar masyarakat merasakan langsung kehadiran pemerintah,” ujar Meki dengan nada optimis.
Senada dengan itu, Deinas Geley menyoroti pentingnya kolaborasi lintas kabupaten. Menurutnya, ego sektoral harus dikubur demi mewujudkan Papua Tengah yang maju, bukan sekadar janji manis di atas kertas saja.
“Sinergi adalah kunci. Pemerintah provinsi tidak bisa jalan sendiri tanpa dukungan pemangku kepentingan di daerah,” tegasnya sembari menuntut aksi nyata seluruh birokrasi daerah.
Acara yang berlangsung hangat ini menjadi ruang transparansi publik, di mana masyarakat bisa melihat langsung sejauh mana janji-janji politik telah diterjemahkan menjadi kebijakan nyata selama 365 hari terakhir. [*].










