Berita

Reformasi Tata Kelola Dimulai, Enam OPD Deiyai Diberi Tenggat Satu Pekan Tempati Kantor Baru

DEIYAI, TOMEI.ID | Dalam keputusan strategis yang bersifat mengikat dan segera dilaksanakan, Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote, secara resmi menetapkan pembagian gedung perkantoran baru bagi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai, Papua Tengah.

Instruksi tersebut merupakan bagian dari langkah strategis penataan ulang sistem perkantoran guna memperkuat efektivitas tata kelola pemerintahan serta memastikan pelayanan publik berjalan lebih optimal, tertib, dan profesional.

Adapun pembagian gedung yang telah ditetapkan mencakup penempatan Dinas BPBD di kantor berwarna merah yang berada di sebelah Kantor BPBD. Sementara itu, Dinas Sosial menempati gedung baru berwarna putih dengan atap hijau yang terletak di belakang Kantor BPBD baru.

Dinas Pemuda dan Olahraga ditetapkan menempati kantor baru yang berada di depan Dinas BPBD. Di sisi lain, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menempati gedung baru yang berlokasi di belakang Polres Deiyai sebagai bagian dari penataan ulang kawasan perkantoran pemerintah daerah.

Adapun Dinas Perpustakaan menempati bekas kantor Dinas Satpol PP, sedangkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ditempatkan di gedung baru dua lantai berwarna putih yang berada di belakang Dinas Pendidikan. Penataan ini dilakukan untuk memastikan distribusi ruang kerja antar-OPD berjalan tertib, terstruktur, dan sesuai kebutuhan fungsional masing-masing perangkat daerah.

Bupati Melkianus Mote menegaskan bahwa proses pemindahan tidak boleh mengalami penundaan, mengingat keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan tanpa hambatan administratif maupun teknis.

“Penataan ini merupakan bagian dari proyek pembangunan 11 unit gedung perkantoran yang dimulai sejak pertengahan 2025. Hingga saat ini, lima gedung telah rampung dan mulai difungsikan, sementara enam unit lainnya masih dalam tahap penyelesaian konstruksi,” ujar Melkias.

Dalam apel gabungan yang digelar sebelumnya, Bupati juga menginstruksikan seluruh pimpinan OPD untuk memastikan penataan ruang kerja, arsip, serta lingkungan halaman kantor dilakukan secara sistematis dan representatif. Penataan tersebut dinilai sebagai bagian dari reformasi internal birokrasi yang menuntut kedisiplinan, kerapian, serta peningkatan etos kerja aparatur.

Langkah konsolidasi infrastruktur pemerintahan ini diharapkan tidak hanya memperkuat aspek fisik kelembagaan, tetapi juga mendorong transformasi budaya kerja aparatur sipil negara menuju pelayanan publik yang responsif, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Kabupaten Deiyai. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Viral Ibu-Ibu Geruduk Kantor SPPG Bekasi Barat, Keluhkan Menu MBG saat Ramadan

BEKASI, TOMEI.ID | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan menuai sorotan setelah sejumlah…

2 jam ago

Empat Kali Wisuda Setahun, Uncen Siap Tampung Hingga 7.000 Mahasiswa Baru pada 2026

JAYAPURA, TOMEI.ID | Universitas Cenderawasih (Uncen) resmi menerapkan empat periode wisuda dalam satu tahun mulai…

2 jam ago

508 Wisudawan Uncen Dikukuhkan, Rektor: Jaga Nama Baik Almamater di Mana Pun Berada

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 508 wisudawan/i resmi dikukuhkan dalam Rapat Terbuka Senat Wisuda Program Doktor,…

2 jam ago

Guru Honorer di Probolinggo Sempat Jadi Tersangka Dugaan Rangkap Jabatan, Penyidikan Dihentikan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Kasus dugaan korupsi yang menjerat seorang guru honorer berinisial MHH di Kabupaten…

4 jam ago

Kapal Feri Fatimah 2 Karam di Sungai Mahakam, Tiga Kendaraan Ikut Tenggelam

KALIMANTAN, TOMEI.ID | Kapal feri penyeberangan Fatimah 2 dilaporkan karam di perairan Sungai Mahakam, di…

4 jam ago

Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Ingatkan Pemkab Tindaklanjuti Agenda Pansus ke Jakarta

PANIAI, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Paniai se-Indonesia mengingatkan Pemerintah Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, agar…

5 jam ago