Berita

Sampah Muara Kaibus Diantar ke Kantor Bupati, Pemuda Sorsel Tuntut Penanganan Serius

TEMINABUAN, TOMEI.ID | Tumpukan sampah plastik dari Muara Sungai Kaibus diangkut menggunakan truk dan diantar ke Kantor Bupati Sorong Selatan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jumat (5/6/2026).

Aksi tersebut dilakukan gabungan organisasi kepemudaan sebagai bentuk protes sekaligus pengingat terhadap persoalan sampah yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Setibanya di Kantor Bupati Sorong Selatan, massa aksi menyerahkan sampah yang telah dikumpulkan dari kawasan pesisir Muara Kaibus dan menyampaikan pernyataan sikap kepada pemerintah daerah.

“Kami membawa sampah ini ke Kantor Bupati agar pemerintah melihat langsung kondisi yang terjadi di lapangan,” ujar Ketua GMKI Sorong Selatan, Gafon A. Lemauk.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan Sekretaris GMNI Sorong Selatan, Hosea Kolenggea, Pemuda Pegiat Lingkungan Sorong Selatan mendesak pemerintah daerah membentuk patroli sampah laut, meningkatkan sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah, menyediakan mesin daur ulang sampah plastik, memasang papan larangan membuang sampah di lokasi rawan pencemaran, serta memberikan sanksi tegas terhadap pelaku pembuangan sampah ke laut.

“Kami ingin ada langkah nyata dalam penanganan sampah di Sorong Selatan,” tegas Hosea.

Aksi tersebut melibatkan GMKI, HMI, GMNI, PMKRI, GAMKI, dan Pemuda Adat yang tergabung dalam Pemuda Pegiat Lingkungan Sorong Selatan.

Sebelum menuju Kantor Bupati, para peserta terlebih dahulu menggelar long march di kawasan Pasar Ampera. Dalam kegiatan itu mereka mengedukasi masyarakat dan pedagang mengenai dampak sampah plastik terhadap lingkungan.

Massa kemudian bergerak menuju Muara Sungai Kaibus di kawasan Pelabuhan Lama Teminabuan untuk membersihkan sampah yang menumpuk di wilayah pesisir yang dipenuhi hutan mangrove dan pohon nipa.

“Kami turun langsung membersihkan sampah di Muara Kaibus sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” kata Gofon.

Sampah hasil pembersihan selanjutnya dimuat ke dalam truk dan diangkut sejauh sekitar lima hingga tujuh kilometer menuju Kampung Anny Sesna, lokasi Kantor Bupati Sorong Selatan.

Menurut Gofon, penyerahan sampah tersebut merupakan simbol bahwa persoalan sampah tidak bisa lagi dipandang sebelah mata.

“Sampah ini menjadi bukti bahwa masalah lingkungan harus segera ditangani bersama,” katanya.

Tumpukan sampah yang dibawa massa aksi kemudian diterima Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sorong Selatan, Edith Dony Tamaela.

Usai aksi, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sorong Selatan mengundang para peserta untuk mengikuti Focus Group Discussion (FGD) terkait persoalan sampah. Namun undangan tersebut ditolak oleh massa aksi.

“Kami ingin bertemu langsung dengan Bupati agar aspirasi ini mendapat perhatian serius,” ujar Gofon.

Ia menegaskan bahwa gerakan kepedulian lingkungan tersebut akan terus dikawal hingga ada perubahan nyata dalam penanganan sampah di Sorong Selatan.

“Isu sampah ini akan terus kami kawal sampai ada perubahan nyata,” pungkasnya.

Aksi tersebut menjadi simbol perlawanan terhadap pencemaran lingkungan sekaligus penegasan komitmen pemuda Sorong Selatan untuk terus mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

HUT Ke-4 Papua Tengah Resmi Dimulai, Meki Nawipa: Momentum Perkuat Persatuan dan Gerakkan Ekonomi Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi memulai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun…

5 menit ago

Asrama Mahasiswa Yalimo Garap Kebun Produktif, Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Pangan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Asrama Mahasiswa Yalimo Kota Studi Manokwari, Papua Barat, memulai pengembangan kebun produktif…

3 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Minta Minimal 30 Persen Dana Otsus Pendidikan Mulai 2027 Dialokasikan untuk Dukung SSH dan Peningkatan Mutu Pendidikan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa meminta pemerintah provinsi dan delapan pemerintah kabupaten…

4 jam ago

Enam Provinsi di Tanah Papua Sepakati 18 Langkah Perbaikan Tata Kelola Dana Otsus, KPK: Jangan Berhenti di Tanda Tangan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Enam pemerintah provinsi di Tanah Papua menyepakati 18 langkah strategis untuk memperbaiki…

4 jam ago

Pendidikan Jadi Prioritas, Gubernur Meki Nawipa Minta Lulusan PGSD Siap Mengabdi hingga Pedalaman

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan pembangunan pendidikan tetap menjadi prioritas utama…

6 jam ago

PSHT Manokwari Kukuhkan Warga Baru Tingkat I 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Persaudaraan dan Lawan Ketidakadilan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Manokwari, Ranting Manokwari Barat, Sub…

13 jam ago