Berita

Sekda Silwanus Sumule: Kekuatan ASN Papua Tengah Tembus 2.000 Personel, Fokus pada Mutu Pelayanan

NABIRE, TOMEI.ID | Struktur birokrasi Pemerintah Provinsi Papua Tengah kini semakin solid dengan lonjakan jumlah personel yang signifikan, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, mengonfirmasi bahwa jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemprov saat ini telah melampaui angka 2.000 orang.

Data ini menunjukkan peningkatan dua kali lipat jika dibandingkan dengan masa awal pembentukan provinsi yang saat itu hanya didukung oleh sekitar 1.000 ASN.

baca juga: Kepala LAN RI Tekankan Percepatan Kompetensi ASN di Tanah Papua

Hal tersebut disampaikan Silwanus Sumule dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Kompetensi ASN Regional Papua Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Senin (9/3/2026).

“Awalnya jumlah ASN di Papua Tengah hanya sekitar seribuan orang. Namun sekarang sudah lebih dari dua ribu ASN karena ada perpindahan dari delapan kabupaten serta dari provinsi induk,” urai Silwanus Sumule di hadapan para peserta rapat.

baca juga: Menembus Keterisolasian: Meki Nawipa dan Misi Mencetak ASN ‘Motor Pembangunan’ di Papua Tengah

Silwanus Sumule merinci bahwa penambahan ini tidak hanya berasal dari mekanisme mutasi antarwilayah, tetapi juga hasil dari kebijakan rekrutmen pemerintah daerah. Plt Sekda Papua Tengah tersebut mencatat bahwa pada tahun sebelumnya, pemerintah provinsi telah berhasil merampungkan proses pengadaan bagi kurang lebih 800 CPNS.

Terkait aspek peningkatan kapasitas, Silwanus Sumule memberikan apresiasi kepada lembaga pendidikan dan pelatihan yang telah membina para aparatur baru tersebut. Silwanus Sumule menegaskan bahwa sertifikat kelulusan yang telah diterima 800 CPNS dari BKPSDM Papua Tengah merupakan bukti kesiapan mereka dalam menjalankan tugas pemerintahan.

baca juga: Meki Nawipa: ASN Harus Menjadi Motor Utama Pembangunan di Delapan Kabupaten Papua Tengah

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Diklat dan BKPSDM Provinsi Papua yang telah membantu kami. Pelatihan yang dilaksanakan di Nabire mendapat dukungan penuh,” tegas Silwanus Sumule.

Menutup keterangannya, Silwanus Sumule berharap agar seluruh ASN, baik yang berasal dari mutasi maupun rekrutmen baru, dapat segera mengimplementasikan pengetahuan mereka untuk meningkatkan standar pelayanan kepada masyarakat. Menurut Silwanus Sumule, penguatan kuantitas pegawai ini harus menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan di Provinsi Papua Tengah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Herman Kayame: Prioritas Pembangunan Papua Tengah Harus Berbasis Data

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan bahwa prioritas pembangunan tidak boleh disusun…

10 jam ago

Sosialisasi KLB Campak di Tanah Rubuh, Dinkes Manokwari Kejar Cakupan ORI 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari menargetkan cakupan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak dan…

10 jam ago

Pemuda KINGMI Serukan Generasi Muda Paniai Jauhi Miras, Narkoba dan Perilaku Berisiko

PANIAI, TOMEI.ID | Departemen Pemuda Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menggelar longmarch damai…

1 hari ago

Dies Natalis ke-1 Mepa Boarding School, Pemprov Papua Tengah Dorong Penguatan Pendidikan dan Karakter

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong Mepa Boarding School memperkuat fondasi pendidikan,…

1 hari ago

Polda Papua Tengah Kerahkan Ditreskrimum Usut Penyerangan Anggota Polsek Kamuu

DOGIYAI, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah mengerahkan tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk membantu…

1 hari ago

Perubahan APBD Dogiyai 2026 Diuji: Jangan Besar di Atas Kertas, Kecil Manfaat di Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | DPRK Dogiyai bersama Pemerintah Kabupaten Dogiyai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang…

1 hari ago