Berita

SSH Dimulai, Papua Tengah Siapkan Generasi Unggul Lewat Pendidikan Berkualitas

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memastikan Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) resmi dimulai pada awal Oktober 2025.

Program ini digadang sebagai langkah strategis untuk menyiapkan generasi unggul Papua Tengah melalui peningkatan kualitas pendidikan.

Diketahui sebelumnya, Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama dengan Universitas Papua (UNIPA) sebagai landasan implementasi SSH.

Penandatanganan berlangsung di ruang rapat kerja Gubernur Papua Tengah, Selasa (23/9/2025).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, Nurhaida Nawipa, menjelaskan bahwa pada tahap awal SSH akan diterapkan di 10 sekolah yang tersebar di 7 kabupaten. Sementara untuk Kabupaten Puncak Jaya, pemerintah masih memfokuskan sosialisasi sebelum program dijalankan.

“Pelaksanaan SSH kami rancang secara bertahap, dengan memastikan pendampingan agar setiap sekolah penerima program mampu menjalankannya secara optimal,” ujar Nurhaida.

Sebagai mitra strategis, UNIPA akan menurunkan tim khusus guna mendampingi sekolah-sekolah penerima. Pendampingan ini diharapkan dapat memastikan implementasi berjalan sesuai rencana sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi peserta didik.

Program SSH tidak hanya memperkuat aspek akademik, tetapi juga menekankan pengembangan non-akademik, mulai dari pembinaan bakat dan minat hingga pembentukan karakter siswa. Dengan pola belajar yang lebih kondusif, pemerintah optimistis SSH akan menjadi landasan bagi tumbuhnya generasi Papua Tengah yang lebih kompetitif.

“Dengan SSH, anak-anak Papua Tengah kami siapkan bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter, sehingga mampu bersaing di tingkat daerah maupun nasional,” tegas Nurhaida. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Keluarga Pertanyakan Dasar Penangkapan Oktopianus Douw, LBH Papua Soroti Dugaan Kriminalisasi Lewat Unggahan Medsos

NABIRE, TOMEI.ID | Keluarga Oktopianus Douw bersama tim kuasa hukum dari LBH Papua mendatangi Direktorat…

3 menit ago

Sidang Etik Kasus Dogiyai Dinilai Sarat Kejanggalan, Aktivis HAM Tuding Polda Papua Tengah Lakukan “Pembohongan Publik”

NABIRE, TOMEI.ID | Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KKEP) terhadap 12 anggota Polres Dogiyai…

34 menit ago

Perekrutan Maba Kedokteran Lewat MoU Pemda Dinilai Diskriminatif, Rektor dan Dekan FK Uncen Didesak Cabut Kebijakan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Kebijakan penerimaan mahasiswa baru Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen)…

5 jam ago

Kick Off 30 Mei, 9 Tim Tanah Papua Siap Bersaing di Liga 4 Nasional 2026

JAYAPURA, TOMEI.ID | Putaran Nasional Liga 4 Indonesia 2025/2026 atau Piala Presiden resmi akan dimulai…

5 jam ago

Film “Pesta Babi” Diputar di Aspan Jayapura, Mahasiswa Papua Bangun Kesadaran Kolektif Soal Tanah Adat dan Ancaman Eksploitasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ratusan mahasiswa dari berbagai kota studi di Jayapura berkumpul mengikuti nonton bareng…

11 jam ago

Dekan FK Uncen Tegaskan Jalur Mandiri Kedokteran Tetap Dibuka, Diprioritaskan untuk OAP Lewat Kerja Sama Pemda

JAYAPURA, TOMEI.ID | Polemik penutupan jalur mandiri umum (JMSB) pada Program Studi Kedokteran Universitas Cenderawasih…

1 hari ago