Berita

Studi ke Luar Negeri untuk Siswa Papua Tengah: TIE-UPS International Gelar Sosialisasi Beasiswa India 2025

NABIRE, TOMEI.ID | TIE UPS International bersama program Belajar di India menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sosialisasi India-Kerjasama dan Beasiswa India 2025”.

Sosialisasi tersebut digelar dalam rangkah upaya membuka akses pendidikan tinggi internasional yang lebih luas bagi siswa-siswi Papua Tengah.

Kegiatan ini dikhususkan bagi para guru bimbingan konseling (BK), siswa-siswi kelas 12, para alumni, serta orang tua dari delapan kabupaten di wilayah Provinsi Papua Tengah.

Sosialisasi ini digelar secara daring pada Sabtu, 31 Mei 2025 pukul 10.00 WIT, dan dapat diakses melalui tautan Zoom: https://us06web.zoom.us/j/88019697386. Acara ini menjadi forum penting untuk mengenalkan berbagai peluang studi lanjut di India melalui skema beasiswa penuh maupun parsial yang disediakan oleh sejumlah universitas mitra TIE-UPS.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yang masing-masing membawa perspektif strategis tentang manfaat dan teknis beasiswa ke India:

(1). Hassan Shidqi, mahasiswa Indonesia yang saat ini sedang menempuh pendidikan di India, berbagi pengalaman langsungnya tentang proses seleksi, tantangan studi, adaptasi budaya, hingga manfaat akademik dan profesional yang ia peroleh sebagai penerima beasiswa.

(2). Ira Mabira Badokapa, S.Pd., Guru BK dari SMA Negeri Meepago Nabire, menjelaskan pentingnya peran guru dalam mendampingi siswa merancang masa depan pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya dukungan sekolah dan keluarga dalam mendorong siswa Papua untuk berani mengejar studi di luar negeri.

(3). Mr. Ravi Makhija, MBA, selaku Direktur TIE-UPS International, menyampaikan informasi teknis mengenai mekanisme seleksi, daftar universitas mitra, program studi unggulan, serta fasilitas beasiswa yang mencakup biaya kuliah, akomodasi, dan dukungan hidup selama studi di India.

Program ini merupakan bentuk nyata dari komitmen Belajar di India untuk menjembatani siswa-siswi dari daerah-daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), termasuk Papua Tengah, agar dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas dengan biaya terjangkau atau bahkan tanpa biaya. India, sebagai salah satu pusat pendidikan unggulan di Asia, menawarkan lebih dari 100 universitas negeri dan swasta yang memiliki reputasi internasional dalam berbagai bidang, termasuk teknologi, kedokteran, ekonomi, dan humaniora.

Menurut pihak penyelenggara, selama ini akses informasi terkait beasiswa luar negeri masih sangat terbatas di Papua. Oleh karena itu, kegiatan ini sekaligus bertujuan membangun jejaring pendidikan antara Indonesia–India yang lebih adil dan inklusif.

Salah satu poin penting dalam acara ini adalah komitmen untuk memberikan pendampingan digital bagi siswa-siswi Papua Tengah. Sosialisasi ini tidak hanya mengenalkan beasiswa, tetapi juga memperkenalkan penggunaan platform digital untuk mendaftar kuliah, melakukan wawancara daring, hingga berkomunikasi dengan universitas tujuan. Hal ini sejalan dengan agenda pemerataan literasi digital sebagai bagian dari penguatan pendidikan di wilayah timur Indonesia.

Para peserta diundang untuk mendaftarkan diri melalui tautan resmi: http://bit.ly/sosialisasi-india, serta dapat menghubungi tim TIE-UPS melalui WhatsApp di nomor +628116327260 dan +628170552929, atau melalui email: belajardiindia@gmail.com.

Dengan membawa semangat “pendidikan adalah jalan perubahan,” kegiatan ini diharapkan mampu membangkitkan semangat generasi muda Papua untuk bermimpi lebih tinggi, menembus batas-batas geografis dan sosial, serta menjadi agen perubahan bagi tanah kelahiran mereka.

TIE-UPS International menegaskan bahwa beasiswa ini terbuka untuk semua, tanpa diskriminasi, dan proses seleksi akan dilakukan secara adil dan transparan. Selain itu, alumni program ini juga akan menjadi bagian dari jejaring global yang akan terus mendukung pengembangan kapasitas pemuda Papua dalam jangka panjang. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

IMPT Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Kaderisasi dan Seleksi Tim

MANOKWARI, TOMEI.ID | Turnamen Persahabatan IMPT Cup 2026 resmi dibuka di Lapangan IMPT Paptu Cris…

9 jam ago

BERITA FOTO: Sidak Puspem, Deinas Geley Pastikan Pembangunan Dikebut hingga Akhir Tahun

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung…

9 jam ago

Sidak Puspem, Deinas Geley Tegaskan Pembangunan Tiga Tower Tuntas 31 Desember

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan pembangunan tiga tower rumah ASN…

10 jam ago

Victor Fun: Ibu Rumah Tangga Perlu Diperkuat untuk Bangun Ekonomi Keluarga

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mendorong peningkatan kapasitas ibu rumah tangga dan…

11 jam ago

Kepala Suku Besar SIMPAPITOWA Tutup Layanan Penyelesaian Adat di Jayanti

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Suku Besar SIMPAPITOWA Tota Mapia, Fabianus Tebai, secara resmi menghentikan layanan…

15 jam ago

Kontrakan Mahasiswa Puncak Jaya di Bandung Belum Lunas, IPMAPUJA Desak Pemda Segera Menyelesaikan

BANDUNG, TOMEI.ID | Persoalan pembayaran kontrakan mahasiswa asal Kabupaten Puncak Jaya di Kota Bandung, Jawa…

15 jam ago