Berita

Tegak Lurus ke DPP, DPW PAN Papua Tengah Perketat Konsolidasi dan Siapkan Mesin Politik 2026

NABIRE, TOMEI.ID | Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN) Papua Tengah menegaskan sikap tegak lurus terhadap keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sekaligus memperkuat konsolidasi internal sebagai fondasi menghadapi agenda politik mendatang.

Hal ini disampaikan Ketua DPW PAN Papua Tengah, Deinas Geley, dalam forum konsolidasi bersama jajaran pengurus DPW dan DPD dari delapan kabupaten se-Papua Tengah yang digelar di Nabire, Sabtu (28/2/2026).

Forum itu difokuskan pada penguatan struktur organisasi, disiplin kader, serta kesiapan mesin partai menjelang kontestasi politik berikutnya yang dinilai semakin kompetitif dan penuh dinamika strategis.

Dalam arahannya, Deinas Geley menekankan bahwa seluruh mekanisme penjaringan kepengurusan harus tunduk pada garis kebijakan DPP. Setiap DPD, jelas Deinas Geley, telah mengajukan tiga nama calon sesuai arahan pusat. Selanjutnya, DPP akan menetapkan satu nama untuk memimpin berdasarkan kewenangan dan mekanisme organisasi yang berlaku.

“Kita memiliki struktur organisasi. Karena itu, kita wajib mengikuti dan menghormati keputusan pusat sebagai bentuk disiplin dan loyalitas terhadap garis partai serta menjaga marwah dan soliditas kelembagaan bersama,” tegas Geley.

Menurut Deinas Geley, kepatuhan terhadap keputusan DPP bukan sekadar formalitas administratif, melainkan wujud disiplin organisasi dan loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Proses penjaringan yang sedang berjalan, lanjut Deinas Geley, harus dimaknai sebagai upaya memperkuat tata kelola internal sekaligus menjaga soliditas di tengah dinamika politik daerah.

Selain menegaskan kepatuhan struktural, Deinas Geley mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman latar belakang kader. Deinas Geley meminta seluruh jajaran tidak terjebak pada sentimen kesukuan maupun kepentingan pribadi yang berpotensi memecah belah organisasi.

Selama empat tahun terakhir, ungkap Deinas Geley, DPW PAN Papua Tengah berjalan tanpa konflik internal yang signifikan. Stabilitas tersebut dinilai sebagai modal politik strategis untuk memperluas basis dukungan serta memperkuat konsolidasi menghadapi kontestasi mendatang.

“Kita harus siap dengan dua opsi. Karena itu, penguatan struktur dan basis suara harus dimulai dari sekarang untuk memastikan konsolidasi solid dan kemenangan politik yang strategis,” ujarnya.

Di sisi lain, Deinas Geley juga memaparkan kondisi keuangan partai di tingkat wilayah. Saat ini DPW PAN Papua Tengah masih menyewa kantor dengan biaya Rp80 juta per tahun dan tengah mempersiapkan pembelian lahan guna pembangunan kantor permanen. Dana bantuan partai, menurut Deinas Geley, masih tersedia dan akan dikelola sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Menutup pertemuan, Deinas Geley mengajak seluruh kader untuk bekerja disiplin, menjaga kekompakan, serta memperkuat struktur hingga tingkat akar rumput agar PAN tetap solid, terorganisir, dan kompetitif di delapan Kabupaten, Provinsi Papua Tengah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Koalisi HAM Papua Desak Pemprov Papua Selatan dan Pemkab Merauke Pulihkan Hak Mama Yasinta

JAYAPURA, TOMEI.ID | Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua mendesak Pemerintah Provinsi Papua…

7 jam ago

HRD Desak Pembebasan Warga Sipil yang Ditangkap Aparat di Intan Jaya

NABIRE, TOMEI.ID | Human Rights Defender (HRD) mendesak aparat TNI-Polri segera membebaskan Erner Kobogau (24),…

8 jam ago

KNPB Sebut Papua Masuk Fase Darurat Kemanusiaan, Pengungsi Konflik Tembus 129 Ribu Jiwa

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menyatakan situasi kemanusiaan di Tanah Papua kian…

9 jam ago

Freeport Lepas 10.000 Bibit Baramundi dan 1.000 Kepiting Bakau untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Mimika

MIMIKA, TOMEI.ID | PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melepas…

10 jam ago

Ledakan Dahsyat Guncang Permukiman Warga di Biak, Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II Meledak

BIAK, TOMEI.ID | Ledakan dahsyat mengguncang kawasan permukiman padat penduduk di Kampung Yenures, Distrik Biak…

10 jam ago

18 Tahun Mengabdi dalam Sunyi, Kornelia Butu Resmi Dilantik Menjadi Akolit di Siriwo

SIRIWO, TOMEI.ID | Kesetiaan yang dijaga selama hampir dua dekade akhirnya berbuah pengakuan dan tanggung…

15 jam ago