Berita

Tiga Musim, Tiga Klub, Tiga Promosi? Ruben Sanadi Kembali ke Persipura

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura resmi mengumumkan kembalinya bek senior Ruben Sanadi untuk memperkuat tim dalam menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2025/2026 dan keputusan ini menjadi bagian dari strategi manajemen untuk membangun kekuatan baru demi misi promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Pemain berusia 38 tahun ini bukan sekadar wajah lama di Stadion Mandala. Ruben adalah simbol kedisiplinan, kepemimpinan, dan loyalitas. Setelah sukses membawa PSBS Biak promosi ke Liga 1 pada musim 2023/2024, dan melakukan hal serupa bersama Bhayangkara FC di musim 2024/2025, kini Ruben kembali ke tanah kelahirannya dengan satu tekad: membantu Persipura bangkit.

“Saya pulang karena ingin bantu Persipura bangkit. Ini bukan soal usia, tapi soal semangat dan tanggung jawab terhadap rumah saya sendiri,” ujar Ruben dalam pernyataannya kepada media.

Ruben Sanadi kini berpeluang mencetak sejarah sebagai pemain yang berhasil mengantarkan tiga klub berbeda promosi ke Liga 1 dalam tiga musim beruntun. Di PSBS Biak, ia berperan penting sebagai pemimpin lini belakang. Saat kontraknya tidak diperpanjang, ia menerima tawaran dari Bhayangkara FC, yang kala itu terdegradasi. Hasilnya: satu tiket kembali ke Liga 1.

Kini, ia kembali ke “Mutiara Hitam”, klub yang membesarkan namanya, dengan tekad yang belum padam. Bukan sebagai pemain yang mencari perpisahan manis, tetapi sebagai pejuang yang ingin menutup karier dengan kehormatan di kampung halaman.

Bagi publik Papua, Ruben bukan hanya pesepak bola. Ia adalah bagian dari sejarah panjang Persipura. Kehadirannya kembali ke klub ibarat simbol kebangkitan dan harapan. Di usia yang tak lagi muda, ia tetap membawa semangat, karakter juang, dan rasa memiliki yang kuat terhadap klub dan tanah kelahirannya.

Musim 2025/2026 diprediksi akan menjadi musim yang berat di Liga 2. Banyak tim mempersiapkan diri dengan investasi besar dan target ambisius. Namun, Persipura kini memiliki modal berharga: pengalaman dan jiwa kepemimpinan Ruben Sanadi.

Di sisa kariernya, Ruben menulis kisah tentang pulang kampung, tentang dedikasi, dan tentang tanggung jawab. Bagi Persipura, ia bukan hanya pemain tambahan, tapi pilar utama dalam perjalanan kembali ke habitat aslinya: Liga 1. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Ribuan Umat Padati Kali Yawei, Gereja St. Paulus Keniapa Raup Rp20,6 Juta dari Gotong Royong Iman

PANIAI, TOMEI.ID | Kawasan samping Kali Yawei di Kampung Keniapa, Distrik Yatamo, Kabupaten Paniai, berubah…

20 jam ago

Meki Nawipa Peluk Persipura di Tengah Kekalahan, Seluruh Pemain Akan Diundang ke Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyatakan akan mengundang seluruh pemain, pelatih, dan…

20 jam ago

Pemkab Dogiyai Genjot Pelatihan Ekonomi Rakyat, Tukang Ojek hingga UMKM Didorong Jadi Penggerak Usaha Lokal

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai, melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja terus…

21 jam ago

Persipura Gagal Promosi, Stadion Lukas Enembe Ricuh, Ambulans Brimob Dibakar

JAYAPURA, TOMEI.ID | Situasi di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Kabupaten Jayapura, memanas usai Persipura Jayapura…

21 jam ago

BREAKING NEWS: Bintang Kejora Berkibar di Stadion Lukas Enembe Usai Persipura Tumbang 0-1 dari Adhyaksa FC

JAYAPURA, TOMEI.ID | Situasi di Stadion Lukas Enembe memanas usai Persipura Jayapura kalah 0-1 dari…

21 jam ago

Aksi Tolak PSN dan Militerisme di Manokwari Ricuh, Aparat Tembakkan Gas Air Mata ke Massa

MANOKWARI, TOMEI.ID | Aksi demonstrasi yang digelar Solidaritas Rakyat Papua Barat Bergerak untuk menolak Proyek…

1 hari ago