Berita

Tiga Talenta Papua Tembus Timnas U-17, Bukti Nyata PFA Lahirkan Generasi Emas Sepak Bola Indonesia

TIMIKA, TOMEI.ID | Tiga pemain muda binaan Papua Football Academy (PFA) kembali mencuri perhatian setelah resmi dipanggil memperkuat Tim Nasional Indonesia U-17. Ketiganya adalah Stenly Meyanu, Yance Glen Imbiri, dan Dolvi Theofilus Salossa, yang akan mengikuti pemusatan latihan (TC) sebagai bagian dari persiapan menuju AFC U-17 Asian Cup 2027.

Pemanggilan ini bukan sekadar rutinitas seleksi, melainkan hasil dari proses panjang pembinaan usia dini yang terstruktur dan konsisten di Papua. Ketiga pemain dinilai menunjukkan perkembangan signifikan serta performa stabil yang mampu bersaing di level nasional.

Pelatih Kepala PFA, Ardiles Rumbiak, menegaskan bahwa keputusan pemanggilan tersebut didasarkan pada kualitas permainan yang terus meningkat, baik dari aspek teknik, taktik, fisik, maupun kesiapan mental bertanding.

“Pengalaman mereka dalam mengikuti program latihan dengan standar tinggi, termasuk exposure di lingkungan sepak bola Eropa, menjadi faktor penting yang mempercepat perkembangan mereka sebagai pemain,” ujar Rumbiak dalam keterangan tertulis yang diterima tomei.id, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, kehadiran tiga pemain ini juga menjadi bagian dari investasi jangka panjang bagi Tim Nasional Indonesia U-17 dalam membangun fondasi tim yang kompetitif di masa depan.

Selain menjalani pemusatan latihan, ketiganya juga akan tampil dalam kompetisi Elite Pro Academy U-18 musim 2025/2026 bersama tim Garuda United. Kompetisi ini menjadi bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan untuk mengasah kemampuan teknis, mental, serta daya saing di level pertandingan yang lebih tinggi.

Proses pemanggilan tersebut dilakukan melalui seleksi ketat oleh jajaran pelatih Timnas U-17, dengan mempertimbangkan konsistensi performa serta potensi jangka panjang pemain selama mengikuti program pembinaan di PFA.

Direktur & Executive Vice President Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, menilai pencapaian ini menjadi bukti konkret bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Papua mampu melahirkan pemain berkualitas dengan karakter kuat.

“Terpanggilnya mereka menunjukkan bahwa anak-anak Papua memiliki kemampuan, mental, dan karakter yang siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional, jika dibina secara tepat dan berkelanjutan,” kata Claus.

Ia menambahkan, pendirian PFA merupakan bagian dari komitmen untuk membuka akses dan peluang bagi talenta muda Papua agar dapat berkembang secara maksimal dan menembus panggung sepak bola yang lebih luas.

Program pemusatan latihan Timnas U-17 dijadwalkan berlangsung mulai 6 April hingga 31 Mei 2026. Selama periode tersebut, para pemain akan menjalani persiapan intensif guna menghadapi berbagai agenda kompetisi, termasuk kualifikasi menuju AFC U-17 Asian Cup 2027.

Keberhasilan tiga pemain ini menjadi sinyal kuat bahwa Papua terus menjadi lumbung talenta sepak bola nasional. Tantangan berikutnya adalah memastikan pembinaan berkelanjutan agar potensi tersebut tidak berhenti pada seleksi, tetapi berkembang menjadi prestasi nyata di level internasional. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Paroki K3 Damabagata Sampaikan Terima Kasih atas Dukungan Rp5 Miliar dari Gubernur

DEIYAI, TOMEI.ID | Kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa memasuki hari kedua di Kabupaten…

7 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Targetkan Sengketa Tapal Batas Kapiraya Tuntas Sebelum Desember

DEIYAI, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menargetkan sengketa tapal batas Kapiraya yang selama…

11 jam ago

Kunker ke Deiyai, Meki Nawipa Soroti Asrama dan Ekonomi Mama-Mama Papua

DEIYAI, TOMEI.ID | Setelah menuntaskan kunjungan kerja hari pertama di Kabupaten Dogiyai, Gubernur Papua Tengah,…

11 jam ago

Terima Rp500 Juta dan Bantuan Alkes, Maria Clara: Terima Kasih Pak Gubernur

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ucapan terima kasih disampaikan Direktur RSUD Pratama Dogiyai, dr. Maria Clara Giyai,…

1 hari ago

Meki Nawipa di Dogiyai: Politik Selesai, Jangan Palang Pembangunan

DOGIYAI, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta masyarakat Kabupaten Dogiyai menghentikan berbagai tindakan…

1 hari ago

Dari Panen Kacang ke Panen Generasi, Meki Nawipa Mulai Babak Baru Pendidikan Mapia

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ada tempat yang tidak pernah meminta untuk disebut besar dan tidak selalu…

1 hari ago