ertemuan On The Job Training (OJT) Pemerintah Kabupaten Deiyai menggelar Pertemuan On The Job Training (OJT) untuk Program HIV/AIDS, Tuberkulosis (TB), dan Malaria. Kegiatan ini dilaksanakan di Deiyai pada 10 April 2024, dihadiri oleh para tenaga kesehatan dan pejabat daerah, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas penanganan penyakit menular di wilayah tersebut.
NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Tengah menggelar On the Job Training (OJT) Program HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) di Aula BKD Kabupaten Deiyai, Senin, (28/4/2025).
Pembukaan OJT ini dihadiri langsung Bupati Kabupaten Deiyai, Bapak Melkianus Mote, Wakil Bupati Kabupaten Deiyai Ayub Pigome, Sekda Deiyai Elimelek Edowai, Asisten III Setda Deiyai Yulianus Madai, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai Mando Mote, S.IP, Direktur Rumah Sakit Deiyai, dr. Aris, dan Ketua KPA Deiayai Maximus Pigai.
Kegiatan OJT ini diikuti oleh semua pengelola program HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dari RSUD Deiyai dan seluruh Puskesmas di wilayah itu selama tiga hari yakni 28-30 April 2025.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Tengah, Yenice Derek mengatakan, kegiatan OJT ini sangat strategis, karena bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam layanan program HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM).
“Ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar di tingkat Puskesmas dan Rumah Sakit di Kabupaten Deiyai, sekaligus mendukung upaya kita bersama dalam mewujudkan eliminasi HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Papua Tengah,” kata Yenice.
Menurut Yenice, kasus HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Papua Tengah sangat tinggi. Oleh karena itu, dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan dalam penanganan pasien di setiap fasilitas kesehatan.
Yenice berharap, para peserta dapat mengikuti kegiatan OJT ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pelayanan di fasilitas kesehatan masing-masing. Karena keberhasilan program ini sangat bergantung pada kompetensi dan komitmen kita di lapangan.
“Atas nama Bapak Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai, khususnya kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati serta seluruh jajaran, atas dukungan dan kerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan ini,” kata Yenice.[*].
JAYAPURA, TOMEI.ID | Aktivis HAM Papua asal Intan Jaya, Naftall Tipagau, mendesak Komisi Nasional Hak…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua mendesak Kapolri memerintahkan Kapolda Papua mengusut dan…
YAHUKIMO, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menyatakan bertanggung jawab atas penembakan pilot…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mengerahkan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) membeli…
CANBERRA, TOMEI.ID | Australia dan Vanuatu menandatangani Perjanjian Nakamal di Canberra, Senin (29/6/2026), yang memperkuat…
INTAN JAYA, TOMEI.ID | Seorang ibu hamil bernama Merkiana Duwitau dilaporkan meninggal dunia dalam insiden…