Berita

Tingkatkan Peran OAP, Pemprov Papua Tengah Gelar Bimtek E-Katalog dan Mini Kompetisi

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Katalog Elektronik versi 6 (On Boarding) bagi pelaku usaha Orang Asli Papua (OAP) serta Bimtek penerapan mini kompetisi dan negosiasi untuk perangkat daerah di lingkungan pemerintah provinsi.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa secara digital.

Bimtek yang berlangsung di Hotel Yahor In, Selasa (9/12/2025), dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Papua Tengah, H. Tumiran, mewakili Gubernur Meki Nawipa.

Bimtek yang berlangsung di Hotel Yahor In, Selasa (9/12/2025), dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Papua Tengah, H. Tumiran, mewakili Gubernur Meki Nawipa. (Foto: Humas Pemprov Papua Tengah).

Dalam sambutannya, Tumiran menegaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci bagi Pemprov Papua Tengah dalam membangun fondasi pemerintahan yang efektif.

“Provinsi Papua Tengah telah berusia tiga tahun. Saat ini pemerintah sedang gencar melaksanakan pembangunan sekaligus meletakkan dasar-dasar pemerintahan yang baik. Untuk itu dibutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memadai secara jumlah, tetapi juga berkualitas,” ujarnya.

Tumiran juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan regulasi di tengah pergeseran sistem pemerintahan menuju era digital.

“Kita berada pada masa transisi dari sistem manual menuju pemerintahan digital. Setiap saat regulasi berubah dan teknologi berkembang. Jika tidak mengikutinya, kita akan tertinggal,” tegasnya.

Pihak Pemprov memberikan apresiasi kepada Biro Barang dan Jasa (Barjas) Papua Tengah yang telah menghadirkan narasumber berkompeten dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

“Kami berharap para peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar seluruh ilmu yang dibagikan dapat dimanfaatkan secara optimal,” harap Tumiran.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Pasar Digital Pengadaan LKPP serta para analis kebijakan dari berbagai direktorat LKPP. Pelaku usaha Orang Asli Papua menjadi peserta utama, sejalan dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan peran OAP dalam ekosistem pengadaan daerah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mahasiswa Yahukimo di Jayapura Desak Pemkab Bangun Asrama bagi Mahasiswa di Manokwari

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Yahukimo yang berada di Kota Studi Jayapura mendesak Pemerintah Kabupaten Yahukimo…

25 menit ago

Himaku Kehutanan UNIPA Resmi Dibentuk, Mahasiswa Siapkan Program Lingkungan dan Pengabdian

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa Program Studi S1 Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Papua (UNIPA), resmi membentuk…

3 jam ago

KNPB Nabire Gelar Pendidikan Politik bagi Sektor Yamewa, Bahas Sejarah dan Struktur Organisasi

NABIRE, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Nabire menggelar pendidikan politik bagi anggota…

1 hari ago

Hadapi KLB Campak, Puskesmas Mokwam Siapkan ORI dan Kejar Cakupan 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat…

1 hari ago

Masyarakat Tibai Minta Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Nabire Buka Akses Jalan Darat dan Listrik

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Kampung Tibai, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…

1 hari ago

100 lebih Mahasiswa Yahukimo Kehilangan Tempat Tinggal, Mengungsi di Gereja GIDI Manokwari

MANOKWARI, TOMEI.ID | Lebih dari 100 mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, yang sedang menempuh…

1 hari ago