Berita

TMMD Ke-125 Tahun 2025: Kodim 1705/Nabire Gelar Penyuluhan Kamtibmas dan Hukum di Kampung Legari

NABIRE, TOMEI.ID | Dalam rangka mendukung kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun Anggaran 2025, Kodim 1705/Nabire melaksanakan kegiatan penyuluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta penyuluhan hukum di Kampung Legari, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu (26/7/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program non-fisik TMMD yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, menumbuhkan kedisiplinan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan dan menjaga stabilitas keamanan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

baca juga : Kodim 1705/Nabire Komitmen Siap Sukseskan Program TMMD ke-125 Tahun 2025

Penyuluhan Kamtibmas disampaikan oleh personel Kepolisian Resor Nabire, sementara penyuluhan hukum diberikan oleh tim dari Kejaksaan Negeri Nabire. Kegiatan ini juga melibatkan aparat TNI, Pemerintah Distrik Makimi, dan tokoh masyarakat setempat.

Komandan Kodim 1705/Nabire, Letkol Inf Marudut H. Simbolon, dalam keterangannya menjelaskan bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur pedesaan, tetapi juga menyasar pembangunan sumber daya manusia melalui kegiatan edukatif seperti penyuluhan hukum dan keamanan.

baca juga : Kodim 1705/Nabire Gandeng Wartawan Sukseskan TMMD ke-125 Tahun 2025

“Kami berharap dengan adanya penyuluhan ini, masyarakat Kampung Legari memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya hukum dan keamanan sebagai pondasi kehidupan sosial yang damai dan tertib,” ujarnya.

Kepala Distrik Makimi, dalam sambutannya, mengapresiasi sinergi antara TNI, Polri, dan Kejaksaan dalam menciptakan ruang edukasi hukum dan keamanan bagi masyarakat kampung yang selama ini masih terbatas akses informasinya.

baca juga : Wabup Nabire Buka TMMD ke-125, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat Bangun Kampung Terpencil

Penyuluhan berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang melibatkan masyarakat, tokoh pemuda, dan aparat kampung. Kegiatan ini ditutup dengan ajakan bersama untuk terus menjaga keamanan lingkungan secara kolektif dan berkelanjutan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

10 Warisan Budaya Dogiyai Disiapkan Jadi Cagar Budaya, Ini Daftar Lengkapnya

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) mempercepat langkah strategis…

9 jam ago

Wajib! Disbudpar Ajak ASN Dogiyai Gunakan Batik Khas sebagai Identitas Budaya Daerah

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) secara tegas…

9 jam ago

Aktivis HAM Selpius Bobii Bongkar “Benang Merah” Kasus Dogiyai, Soroti Dugaan Keterlibatan Aparat

NABIRE, TOMEI.ID | Aktivis HAM Papua, Selpius Bobii, mengungkap dugaan “benang merah” dalam kasus kematian…

9 jam ago

DPRK Dogiyai Sudah Bentuk Pansus, Tunggu Anggaran Eksekutif dan Siap Bawa Kasus Berdarah ke KemenHAM

NABIRE, TOMEI.ID | Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Dogiyai menegaskan komitmennya mengawal penanganan kasus berdarah…

9 jam ago

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Gubernur Papua Tengah Paparkan Strategi Integrasi Hulu-Hilir Penguasaan Emas di Jakarta

JAKARTA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan komitmen strategis dalam mendukung visi Indonesia…

9 jam ago

WPFD 2026 Jayapura Ditutup, Deklarasi Tegaskan Komitmen Pers Berkualitas untuk Indonesia Damai dan Adil

JAYAPURA, TOMEI.ID | Peringatan World Press Freedom Day (WPFD) 2026 di Jayapura, Papua, resmi ditutup…

9 jam ago