Berita

Tokoh Adat se-Papua Dukung Program Pemerintah dan Bentuk Forum Komunikasi, Tegas Kecam Aksi Kekerasan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ondoafi, ondofolo, kepala suku, dan tokoh adat dari wilayah adat Tabi, Mamberamo, dan Saireri menyatakan dukungan terhadap program pemerintah sekaligus mengecam keras berbagai aksi kekerasan bersenjata yang terjadi di sejumlah kabupaten di Papua.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam Silaturahmi Ondoafi dan Kepala Suku se-Provinsi Papua bertema “Menjaga Rumah Besar Papua: Penguatan Peran Ondoafi dan Kepala Suku dalam Bingkai NKRI” yang digelar di Papua Youth Creative Hub, Abepura, Kota Jayapura, Jumat (13/2/2026).

“Atas nama Ondoafi dan Kepala Suku se-Provinsi Papua, setelah mendengar suara masyarakat adat dari delapan kabupaten, kami sepakat menyatakan sikap bersama,” ujar perwakilan peserta saat membacakan deklarasi.

Terdapat tiga poin utama yang disepakati bersama unsur Majelis Rakyat Papua (MRP) sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas dan kepentingan masyarakat adat. Pertama, mendukung program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta Proyek Strategis Nasional (PSN) sepanjang benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat Papua.

Kedua, membentuk Forum Komunikasi Masyarakat Adat sebagai wadah resmi komunikasi, konsolidasi, dan penyatuan sikap antar pemangku kepentingan adat di seluruh Papua guna memperkuat legitimasi dan posisi tawar adat.

Ketiga, mengecam keras aksi kekerasan bersenjata yang menimbulkan korban jiwa, seperti penembakan warga sipil di Kabupaten Yahukimo, penembakan pilot pesawat di Kabupaten Boven Digoel, serta penembakan anggota TNI di Kabupaten Mimika yang dinilai merusak tatanan kehidupan masyarakat.

Para tokoh adat menilai tindakan tersebut melanggar hak asasi manusia dan secara langsung merugikan masyarakat Papua yang menginginkan kehidupan aman dan damai serta stabilitas sosial yang berkeadilan.

“Kami ingin Papua aman, damai, dan sejahtera. Demikian pernyataan sikap kami sebagai komitmen moral bersama,” tegas perwakilan peserta menutup pembacaan deklarasi.

Pernyataan tersebut ditandatangani atas nama Forum Komunikasi Masyarakat Adat di Kota Jayapura, 13 Februari 2026 sebagai dokumen resmi sikap kolektif adat.

Kegiatan silaturahmi tersebut dihadiri perwakilan Gubernur Papua Matius D. Fakhri yang diwakili Asisten I Setda Provinsi Papua Yohanes Walilo, Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, serta Kepala Kesbangpol Papua Musa Isir.

Forum juga difasilitasi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Provinsi Papua dan dihadiri unsur Forkopimda, Majelis Rakyat Papua (MRP), Lembaga Masyarakat Adat (LMA), serta organisasi kepemudaan Barisan Merah Putih.

Diskusi dalam forum membahas berbagai aspirasi masyarakat adat dari delapan kabupaten di wilayah Tabi, Mamberamo, dan Saireri, terutama terkait stabilitas keamanan, peran adat dalam pembangunan, dan perlindungan hak masyarakat adat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Meki Nawipa Dorong Kadin Papua Tengah Gerakkan Ekonomi Lokal, Kurangi Ketergantungan Pertambangan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi…

2 jam ago

Belanja Perubahan APBD Papua Tengah Naik Rp1,27 Triliun, Gubernur Meki Tekankan Akuntabilitas

NABIRE, TOMEI.ID | Belanja daerah dalam Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Papua Tengah Tahun…

3 jam ago

7 Tahun Peristiwa Expo Waena, FIM-WP Manokwari Gelar Diskusi dan Seribu Lilin Kenang Ason Mujizau

MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Pimpinan Kota (KPK) Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIM-WP) Manokwari, Papua…

6 jam ago

KOMPASS Desak Investigasi Independen atas Laporan Dugaan Penembakan Warga di Samboga Yahukimo

SUMUT, TOMEI.ID | Ketua Umum Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS), Anderian Kamo, mendesak dilakukan investigasi…

7 jam ago

Badan Pengurus Asrama Putra Paniai di Kota Studi Jayapura Minta Pemerintah Benahi Asrama Mahasiswa

JAYAPURA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Asrama (BPA) Paniai di Kota Study Jayapura, Fredy Mote menyampaikan…

7 jam ago

DPR Papua Tengah Minta Staf Perjelas Status Rapat kepada Wartawan

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, meminta jajaran staf…

7 jam ago