Berita

TPID Papua Tengah Tancap Gas Kendalikan Harga Pangan, Intan Jaya Jadi Titik Tekanan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, bergerak cepat merespons lonjakan harga pangan dengan menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Rabu (29/4/2026), di Ruang Rapat Wakil Gubernur.

Rapat yang melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) Nabire serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) strategis ini difokuskan pada langkah cepat meredam gejolak harga, terutama di wilayah pegunungan yang mengalami tekanan inflasi cukup tinggi.

Kabupaten Intan Jaya menjadi titik sorotan utama setelah harga beras tercatat melonjak hingga 9,33 persen. Kenaikan tersebut turut diikuti komoditas strategis lainnya seperti minyak goreng, telur, dan daging ayam yang berada di atas rata-rata nasional, sehingga memperberat beban masyarakat.

Kondisi ini dipicu oleh sejumlah faktor mendasar, antara lain tantangan geografis yang sulit dijangkau, hambatan distribusi logistik, serta tingginya ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah. Situasi tersebut menjadikan stabilitas harga di Papua Tengah cenderung fluktuatif dan tidak merata antarwilayah.

Menyikapi karakter inflasi yang bersifat spesifik dan tidak seragam, pemerintah daerah langsung mengakselerasi enam langkah konkret sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri. Langkah tersebut meliputi pelaksanaan operasi pasar, penguatan distribusi pangan, serta pengawasan ketat terhadap potensi penimbunan barang.

Selain intervensi jangka pendek, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menyiapkan strategi struktural sebagai solusi berkelanjutan. Upaya tersebut mencakup peningkatan produksi pangan lokal guna mengurangi ketergantungan pasokan dari luar, penguatan peran TPID di tingkat kabupaten, serta pengembangan sistem pemantauan harga berbasis data secara real-time.

Pemerintah juga mendorong perluasan program gerakan pangan murah dan gerakan menanam di masyarakat sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tumiran, menegaskan bahwa seluruh intervensi harus dirancang secara spesifik sesuai kondisi wilayah, dilaksanakan secara cepat, serta berbasis data yang akurat agar tepat sasaran.

“Tujuan utama kita jelas, menjaga daya beli masyarakat dan memastikan gejolak harga tidak mengganggu stabilitas sosial ekonomi Papua Tengah, terutama menjelang periode permintaan tinggi,” tegasnya.

Langkah percepatan ini dinilai menjadi kunci dalam mengendalikan inflasi di wilayah dengan tantangan geografis tinggi, sekaligus menjadi ujian konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan melindungi kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, efektivitas pengendalian inflasi akan sangat ditentukan oleh sinergi antarinstansi, ketepatan distribusi logistik, serta kemampuan pemerintah dalam mengantisipasi gangguan pasokan sejak dini.

Tanpa intervensi yang berkelanjutan dan berbasis data, potensi lonjakan harga di wilayah pegunungan diperkirakan akan terus berulang, terutama pada momentum permintaan tinggi, sehingga membutuhkan langkah antisipatif yang lebih sistematis dan terukur. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Besok, Meki Nawipa akan Kunjungi Puncak Bawa Misi Pembangunan

PUNCAK, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bersama Anggota Komisi II DPR RI, Forkopimda…

6 jam ago

Meki Nawipa Dorong Kadin Papua Tengah Gerakkan Ekonomi Lokal, Kurangi Ketergantungan Pertambangan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi…

19 jam ago

Belanja Perubahan APBD Papua Tengah Naik Rp1,27 Triliun, Gubernur Meki Tekankan Akuntabilitas

NABIRE, TOMEI.ID | Belanja daerah dalam Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Papua Tengah Tahun…

19 jam ago

7 Tahun Peristiwa Expo Waena, FIM-WP Manokwari Gelar Diskusi dan Seribu Lilin Kenang Ason Mujizau

MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Pimpinan Kota (KPK) Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIM-WP) Manokwari, Papua…

23 jam ago

KOMPASS Desak Investigasi Independen atas Laporan Dugaan Penembakan Warga di Samboga Yahukimo

SUMUT, TOMEI.ID | Ketua Umum Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS), Anderian Kamo, mendesak dilakukan investigasi…

23 jam ago

Badan Pengurus Asrama Putra Paniai di Kota Studi Jayapura Minta Pemerintah Benahi Asrama Mahasiswa

JAYAPURA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Asrama (BPA) Paniai di Kota Study Jayapura, Fredy Mote menyampaikan…

23 jam ago