Berita

TPNPB Klaim Aparat TNI-Polri Duduki Gereja Santo Paulus Nabuni di Intan Jaya

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim aparat TNI-Polri menguasai Gereja Katolik Santo Paulus Nabuni di Kampung Mbamogo, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, sejak Jumat (26/6) malam. 

TPNPB menyebut operasi militer di wilayah itu memicu gelombang pengungsian warga sipil.

Klaim itu disampaikan Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom dalam Siaran Pers II Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, Sabtu (27/6). Berdasarkan laporan Pos Informasi Strategis (PIS) TPNPB di Sugapa, aparat disebut memasuki kawasan gereja sekitar pukul 23.00 WIT dan hingga Sabtu siang masih berada di lokasi.

TPNPB juga mengklaim operasi militer dilakukan melalui jalur darat dan udara dengan melibatkan drone serta helikopter. Menurut mereka, suara tembakan masih terdengar hingga Sabtu siang, sementara warga dari Kampung Mbamogo, Soali, Danggoa, dan sejumlah kampung di Distrik Agisiga mengungsi ke hutan maupun Kota Sugapa.

Dalam pernyataannya, TPNPB mengaitkan situasi itu dengan insiden 17 Mei 2026 di sekitar Gereja Santo Paulus Nabuni yang menurut mereka menyebabkan korban sipil. TPNPB menyebut jumlah korban terbaru belum dapat dipastikan karena wilayah tersebut diklaim masih berada dalam operasi aparat keamanan.

TPNPB juga mengklaim menerima laporan bahwa sejumlah rumah warga di Kampung Danwa dibakar oleh aparat TNI-Polri.

Melalui siaran pers tersebut, TPNPB mendesak Presiden Prabowo Subianto menghentikan penggunaan rumah warga, sekolah, dan gereja sebagai pos militer. Kelompok itu juga meminta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Agus Subiyanto menghentikan penggunaan drone, helikopter, dan senjata berat dalam operasi di Papua serta mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengirim tim independen untuk menyelidiki dugaan pelanggaran dalam konflik bersenjata di Papua.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari TNI-POLRI maupun pemerintah terkait klaim tersebut. Redaksi akan memperbarui berita ini setelah memperoleh konfirmasi dari pihak berwenang. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

15 Tahun Berjualan dari Jalan ke Jalan, Nurhana Yarinap Kini Buka Toko Rasta Nindy Papua di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Air mata Nurhana Yarinap tak terbendung saat mengenang perjalanan 15 tahun membangun…

7 jam ago

Pemprov Papua Pegunungan Genjot Kualitas Data Bansos Lewat Bimtek SIKS-NG

WAMENA, TOMEI.ID |  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas data kesejahteraan…

7 jam ago

Bahu Jalan dan Trotoar di Jalan Pepera Nabire Alih Fungsi Jadi Lahan Parkir

NABIRE, TOMEI.ID | Bahu jalan dan trotoar di sepanjang Jalan Pepera, Kabupaten Nabire, Papua Tengah,…

8 jam ago

180 Mahasiswa Ikuti Yudisium STAK Nabire, Lulusan Diharapkan Aktif Membangun Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 180 mahasiswa mengikuti yudisium angkatan ke-13 Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK)…

9 jam ago

Lepas Kontingen STG ke Jambi, Meki Nawipa Tekankan Toleransi dan Karakter Generasi Muda

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi melepas kontingen Swayamvara Tripitaka Gatha (STG)…

10 jam ago

Meki Nawipa Tegaskan Setiap Rupiah APBD Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa setiap rupiah Anggaran Pendapatan dan Belanja…

16 jam ago