TPNPB Klaim Aparat TNI-Polri Duduki Gereja Santo Paulus Nabuni di Intan Jaya

oleh -1201 Dilihat

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim aparat TNI-Polri menguasai Gereja Katolik Santo Paulus Nabuni di Kampung Mbamogo, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, sejak Jumat (26/6) malam. 

TPNPB menyebut operasi militer di wilayah itu memicu gelombang pengungsian warga sipil.

banner 728x90

Klaim itu disampaikan Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom dalam Siaran Pers II Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, Sabtu (27/6). Berdasarkan laporan Pos Informasi Strategis (PIS) TPNPB di Sugapa, aparat disebut memasuki kawasan gereja sekitar pukul 23.00 WIT dan hingga Sabtu siang masih berada di lokasi.

TPNPB juga mengklaim operasi militer dilakukan melalui jalur darat dan udara dengan melibatkan drone serta helikopter. Menurut mereka, suara tembakan masih terdengar hingga Sabtu siang, sementara warga dari Kampung Mbamogo, Soali, Danggoa, dan sejumlah kampung di Distrik Agisiga mengungsi ke hutan maupun Kota Sugapa.

Dalam pernyataannya, TPNPB mengaitkan situasi itu dengan insiden 17 Mei 2026 di sekitar Gereja Santo Paulus Nabuni yang menurut mereka menyebabkan korban sipil. TPNPB menyebut jumlah korban terbaru belum dapat dipastikan karena wilayah tersebut diklaim masih berada dalam operasi aparat keamanan.

TPNPB juga mengklaim menerima laporan bahwa sejumlah rumah warga di Kampung Danwa dibakar oleh aparat TNI-Polri.

Melalui siaran pers tersebut, TPNPB mendesak Presiden Prabowo Subianto menghentikan penggunaan rumah warga, sekolah, dan gereja sebagai pos militer. Kelompok itu juga meminta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Agus Subiyanto menghentikan penggunaan drone, helikopter, dan senjata berat dalam operasi di Papua serta mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengirim tim independen untuk menyelidiki dugaan pelanggaran dalam konflik bersenjata di Papua.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari TNI-POLRI maupun pemerintah terkait klaim tersebut. Redaksi akan memperbarui berita ini setelah memperoleh konfirmasi dari pihak berwenang. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.