Berita

TPNPB Klaim Penembakan di Yahukimo, Dua Orang Kritis, Ultimatum Evakuasi Dikeluarkan

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo Korowai mengklaim bertanggung jawab atas insiden penembakan terhadap dua orang di Kali Biru, Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Senin (27/4/2026).

Kedua korban dilaporkan mengalami luka kritis akibat serangan tersebut, dengan kondisi memburuk dan membutuhkan penanganan medis darurat intensif segera, di tengah situasi keamanan yang belum sepenuhnya terkendali.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan juru bicara TPNPB, Sebby Sambom, kedua korban disebut sebagai agen intelijen militer Indonesia. Selain korban luka, TPNPB juga mengklaim dua unit kendaraan mengalami kerusakan akibat tembakan, dengan sejumlah peluru mengenai bagian pintu dan badan kendaraan.

TPNPB menyatakan operasi tersebut dilakukan oleh pasukan di bawah komando Makar Sobolim bersama satuannya yang beroperasi di wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya, kelompok itu juga mengaku sebelumnya telah memberikan peringatan kepada warga sipil yang melintas di kawasan yang mereka sebut sebagai “zona perang”. Peringatan tersebut antara lain berupa imbauan untuk membuka kaca mobil dan melepas helm saat melintas di area dimaksud.

Lebih lanjut, TPNPB mengeluarkan ultimatum kepada warga non-Papua dan aparat negara Indonesia agar segera meninggalkan wilayah Yahukimo. Mereka menyatakan daerah tersebut sebagai wilayah konflik aktif dan memperingatkan akan adanya tindakan lanjutan jika imbauan tersebut tidak diindahkan.

TPNPB juga mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera mengevakuasi warga sipil yang bekerja di sektor pelayanan publik, seperti tenaga kesehatan, guru, sopir, dan pekerja konstruksi. Mereka menegaskan bahwa keselamatan warga sipil menjadi tanggung jawab negara apabila tidak dilakukan langkah evakuasi.

Siaran pers resmi tersebut ditandatangani oleh Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM, serta penanggung jawab nasional KOMNAS TPNPB-OPM: Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).

Situasi keamanan di Yahukimo dilaporkan masih tegang, di tengah meningkatnya kekhawatiran berbagai pihak terhadap keselamatan warga sipil dalam eskalasi konflik yang terus berlangsung, disertai potensi gangguan aktivitas dan mobilitas masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh informasi yang disajikan masih mengacu pada keterangan resmi Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Redaksi tomei.id menegaskan komitmennya untuk terus melakukan verifikasi dan pembaruan informasi secara independen, akurat, dan berimbang, demi menjaga kredibilitas, transparansi, dan kepercayaan publik luas. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kontrakan Mahasiswa Yahukimo di Manokwari Belum Dibayar, Pemkab Didesak Segera Lunasi Kewajiban

MANOKWARI, TOMEI.ID | Tunggakan pembayaran kontrakan mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo di Kota Studi Manokwari kembali…

14 menit ago

Bupati Puncak Berangkatkan 317 Siswa, Gubernur Meki Sebut Ini Langkah Tepat Hadapi Masa Depan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengapresiasi langkah Bupati Puncak, Elvis Tabuni, yang…

4 jam ago

Pemprov Papua Tengah Percepat Harmonisasi Regulasi Otsus, Forum SKPD Sinkronkan Produk Hukum Daerah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mempercepat harmonisasi produk hukum daerah sebagai langkah…

8 jam ago

Papua Tengah Klaim Terdepan Terapkan SIPD-RI dan SP2D Online, Tumiran: Pengelolaan Keuangan Kita Lebih Baik

NABIRE, TOMEI.ID | Staf Ahli Gubernur Papua Tengah, Dr. H. Tumiran, menyebut Provinsi Papua Tengah…

9 jam ago

Pemprov Papua Tengah Luncurkan SIPD-RI Berbasis SP2D Online dan KKPD

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi meluncurkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia…

10 jam ago

IMP Manokwari Dukung Aksi Nasional Jilid II, Desak Pemerintah Buka Dialog untuk Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Paniai (IMP) Kota Studi Manokwari menyatakan dukungan terhadap Aksi Nasional…

11 jam ago