Foto: Tangkap Layar.
NABIRE, TOMEI.ID | TPNPB wilayah pertahanan Puncak, Papua Tengah mengklaim telah menembak tiga aparat TNI dalam kontak senjata pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIT. Dalam insiden itu, satu aparat dilaporkan tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Klaim tersebut disampaikan melalui siaran pers resmi Manajemen Markas Pusat Komando Nasional TPNPB oleh juru bicara, Sebby Sambom. Ia menyebut laporan diterima dari Mayor Jenderal Lekagak Telenggen, Komandan Operasi Umum TPNPB, yang menegaskan bahwa baku tembak melibatkan pasukan dari beberapa Komando Daerah Pertahanan di wilayah Puncak.
“Kontak senjata berlangsung intens dan evakuasi korban aparat sempat tertunda. Evakuasi baru dapat dilakukan Kamis (26/2/2026) menggunakan helikopter,” kata Sebby Sambom. Ia menambahkan bahwa pihak TPNPB tidak mengalami korban dalam insiden tersebut.
Selain menyampaikan klaim, TPNPB memperingatkan warga sipil untuk menjauh dari wilayah operasi. Mereka juga meminta perhatian lembaga internasional untuk menjamin keselamatan warga sipil terdampak konflik.
Hingga berita ini diturunkan, pihak TNI belum memberikan keterangan resmi terkait klaim tersebut, baik soal jumlah korban maupun kronologi kejadian di lapangan.[*].
WAMENA, TOMEI.ID | Wakil Sekretaris DPD I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Pegunungan, Jekson…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Manokwari membacakan pertanyaan sikap Nasional Bangsa…
WAMENA, TOMEI.ID | DPR Provinsi Papua Pegunungan menemukan indikasi rendahnya kualitas sejumlah proyek jalan yang…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan organisasi keagamaan…
NABIRE, TOMEI.ID – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Tengah akan menggelar…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Seorang jurnalis Jubi, Silpester Kasipka, mengaku handphone (HP) miliknya diduga dirusak oleh…