Berita

TPNPB Kodap VIII Intan Jaya Umumkan Duka Nasional atas Gugurnya Dua Anggota

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS TPNPB) melalui Siaran Pers ke-V pada Rabu (13/8/2025) mengumumkan duka nasional atas gugurnya dua anggota TPNPB Kodap VIII Intan Jaya.

Diterima redaksi, Kamis, (14/8/2025), dalam laporan resmi yang diterima dari Batalion Dugabu Kodap VIII Intan Jaya, disebutkan bahwa dua anggota TPNPB, masing-masing bernama Dese Mujijau (23) dan Selpianus Maiseni (23), tewas tertembak di lokasi berbeda pada 11 dan 12 Agustus 2025.

Tim kemanusiaan di Intan Jaya menemukan jasad Dese Mujijau dalam kondisi meninggal dunia, dengan temuan ranjau bom pada bagian tubuh korban.

Menanggapi hal tersebut, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mendesak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk menghentikan praktik pemasangan ranjau pada jasad prajurit TPNPB yang gugur di medan perang. Pihaknya menilai tindakan tersebut melanggar hukum humaniter internasional dan mengkategorikannya sebagai cara-cara terorisme yang dilakukan militer Indonesia di Tanah Papua.

Dalam laporan yang sama, TPNPB Kodap VIII Intan Jaya juga menyatakan telah melakukan penembakan terhadap empat anggota militer Indonesia sebelum terjadinya insiden yang menewaskan dua anggotanya. Namun, pihaknya menuduh pemerintah Indonesia menutup-nutupi informasi terkait korban di pihak aparat.

“Atas peristiwa ini, kami secara resmi mengumumkan duka nasional dan menyerukan kepada seluruh pasukan TPNPB di 36 Komando Daerah Pertahanan di seluruh Tanah Papua untuk tetap berjuang membela rakyat dan tanah air demi merebut kemerdekaan bangsa Papua dari kolonialisme Indonesia,” tulis Jubir TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam siaran pers.

Siaran pers ini ditandatangani oleh Jenderal Goliat Tabuni (Panglima Tinggi TPNPB-OPM), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayjen Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayjen Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).

Informasi ini diterima redaksi tomei.id pada Rabu (14/8/2025). Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak TNI maupun kepolisian terkait klaim penembakan gugurnya dua anggota tersebut. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Hujan Es dan Kekeringan Rusak Kebun Warga Papua Pegunungan, DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Bantuan

WAMENA, TOMEI.ID | Fenomena alam berupa hujan es dan kekeringan melanda sejumlah wilayah di Papua…

18 jam ago

HPMY Apresiasi Dukungan Ketua DPRK Yahukimo, Dorong Perhatian terhadap Generasi Muda Tak Berhenti pada Seremoni

PARE, TOMEI.ID | Dukungan terhadap kegiatan pelajar dan mahasiswa dinilai bukan sekadar bantuan untuk menyukseskan…

19 jam ago

Dari Pare, HPMY Dorong Mahasiswa Yahukimo Jadikan Organisasi sebagai Ruang Menempa Pemimpin

PARE, TOMEI.ID | Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Yahukimo (HPMY) menggelar Seminar Sehari di Pare, Jawa…

19 jam ago

Wakil Rektor III Uncen Buka Penguatan Kapasitas dan Raker BEM 2026–2027, Tekankan Program Berdampak

JAYAPURA, TOMEI.ID | Keluarga Besar Mahasiswa Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)…

19 jam ago

Pendidikan Bukan Sekadar Gedung, Papua Tengah Membutuhkan Sekolah yang Membentuk Manusia

NABIRE, TOMEI.ID | Pendidikan Papua tidak boleh berhenti pada pembangunan ruang kelas, pengadaan fasilitas, atau…

20 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Rp56 Miliar untuk Perkuat Fasilitas SPH Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan komitmen pemerintah menyiapkan anggaran Rp56 miliar…

1 hari ago