Berita

TPNPB Kodap XVI Yahukimo Akui Bertanggung Jawab atas Penembakan Mobil Rantis Aparat di Dekai

DEKAI, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo menyatakan bertanggung jawab atas penembakan terhadap sebuah kendaraan taktis lapis baja milik aparat keamanan Indonesia di Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Pernyataan ini disampaikan melalui siaran pers resmi Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB pada Sabtu, 22 November 2025.

Berdasarkan laporan markas pusat, insiden terjadi pada Jumat, 21 November 2025 sekitar pukul 11.45 WIT. Pasukan TPNPB dari Batalion HSSBI dan Batalion Yali Nang mengklaim melepaskan tembakan setelah melihat mobil rantis aparat yang sedang melakukan operasi menuju wilayah Material, Dekai. TPNPB mengaku tembakan tersebut memaksa aparat mundur ke pusat Kota Dekai, dan diduga terdapat korban yang dievakuasi.

Pimpinan Kodap XVI Yahukimo, Brigjen Elkius Kobak bersama Mayor Kopitua Heluka, menyatakan pihaknya siap bertanggung jawab atas serangan tersebut. Dalam pernyataan yang bersifat retoris, mereka juga menantang aparat keamanan Indonesia, meski menegaskan pesan itu bagian dari komunikasi konflik.

TPNPB meminta aparat keamanan RI untuk tidak melibatkan warga sipil dalam operasi penyisiran, penangkapan, maupun kontak senjata. Mereka menilai banyak warga Yahukimo terpaksa mengungsi ke hutan akibat eskalasi operasi militer di wilayah tersebut.

Dalam siaran pers yang sama, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menyerukan pemerintah Indonesia dan lembaga-lembaga HAM nasional maupun internasional agar menetapkan zona aman bagi warga sipil di daerah konflik bersenjata Papua. Mereka menekankan perlunya perlindungan mendesak karena sebagian warga masih bertahan di hutan tanpa jaminan keselamatan.

Siaran pers ini ditandatangani oleh pimpinan tertinggi TPNPB-OPM, yakni Jenderal Goliat Tabuni (Panglima Tinggi), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayjen Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayjen Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum). [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Komnas HAM Temukan Dugaan Pelanggaran HAM dalam Kematian Okto Tigau dan Markina Sondegau di Intan Jaya

JAKARTA, TOMEI.ID | Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan dugaan pelanggaran hak asasi…

39 menit ago

Pelatihan SDM UMKM Papua Pegunungan Hasilkan 13 Rekomendasi, Pemprov Perkuat Daya Saing Pelaku Usaha OAP

WAMENA, TOMEI.ID | Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Pegunungan menghasilkan 13 rekomendasi strategis untuk…

3 jam ago

SMAN 1 Manokwari Wakili Papua Barat ke Nasional, Siap Rebut Gelar Juara LCC Empat Pilar MPR RI

MANOKWARI, TOMEI.ID | SMA Negeri 1 (SMAN 1) Manokwari kembali mengukir prestasi di bidang akademik.…

11 jam ago

Gerakan Pangan Murah Papua Barat Bantu Daya Beli Masyarakat dan Kendalikan Inflasi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di…

11 jam ago

Wakil Bupati Manokwari Buka Pertemuan Advokasi dan Koordinasi BIAS 2026, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

MANOKWARI, TOMEI.ID | Wakil Bupati Manokwari secara resmi membuka Pertemuan Advokasi, Koordinasi, dan Sosialisasi Pencegahan…

11 jam ago

Lomba Tari Yosim Pancar Perebutkan Hadiah Rp130 Juta, Meriahkan HUT Ke-4 Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggelar Lomba Tari Yosim Pancar (Yospan) sebagai…

2 hari ago