TPNPB Nyatakan Duka Nasional atas Gugurnya, Rubanus Mirip

oleh -1212 Dilihat

NABIRE, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menyatakan duka nasional atas gugurnya salah satu anggotanya, Rubanus Mirip, yang diklaim tewas dalam operasi gabungan di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Senin (16/3/2026).

Informasi tersebut disampaikan melalui siaran pers resmi Manajemen Markas Pusat Komando Nasional (KOMNAS) TPNPB yang dirilis pada Jumat (20/3/2026) dan disampaikan oleh juru bicara TPNPB, Sebby Sambom.

banner 728x90

Dalam keterangan tersebut, TPNPB menyebut Rubanus Mirip merupakan anggota aktif dari Batalion D Dulla yang terlibat dalam sejumlah operasi bersenjata di wilayah Intan Jaya, Paniai, hingga Nabire.

“Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB secara resmi mengumumkan duka nasional kepada seluruh pasukan di 36 Komando Daerah Pertahanan atas gugurnya Rubanus Mirip dalam medan perang di Nabire,” demikian pernyataan dalam siaran pers tersebut.

TPNPB mengklaim, korban tewas dalam operasi gabungan penyisiran yang dilakukan oleh aparat militer Indonesia di wilayah tersebut. Selain itu, disebutkan bahwa jenazah Rubanus Mirip sempat berada selama beberapa hari di sekitar Kali Pepaya sebelum akhirnya dimakamkan di lokasi kejadian.

Menurut TPNPB, keputusan pemakaman di medan perang diambil berdasarkan kesepakatan keluarga, dengan alasan korban dianggap sebagai bagian dari perjuangan bersenjata.

Dalam pernyataannya, TPNPB juga menyampaikan penghormatan terhadap korban dan menyerukan kepada seluruh pasukan mereka untuk tetap bertahan dan melanjutkan perjuangan.

Mereka menyebut Rubanus Mirip sebagai sosok yang “setia, berani, dan tidak pernah mundur dalam medan pertempuran,” serta meminta seluruh anggota menghormati para pejuang yang telah gugur.

Siaran pers resmi tersebut ditandatangani oleh Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM, serta penanggung jawab nasional KOMNAS TPNPB-OPM: Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak TNI maupun Polri terkait klaim operasi gabungan maupun laporan korban jiwa tersebut.

Redaksi tomei.id menegaskan bahwa informasi ini masih bersumber dari satu pihak, yakni TPNPB, dan akan terus dikembangkan dengan mengedepankan prinsip verifikasi, keberimbangan, serta akurasi dalam praktik jurnalistik. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.