Berita

TPNPB Tegaskan Tidak Ada Pergantian Panglima Kodap XVI Yahukimo, Isu Beredar Disebut Hoaks

NABIRE, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) secara resmi membantah informasi mengenai pergantian Panglima Kodap XVI Yahukimo, menegaskan kabar tersebut menyesatkan dan berpotensi memicu kebingungan publik.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya kabar yang menyebut Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo telah diangkat menjadi panglima wilayah, informasi yang cepat menyebar dan memicu spekulasi luas di masyarakat.

baca juga: TPNPB Klaim Pembakaran SMK Negeri 2 Dekai, Ancaman terhadap Guru dan Warga Picu Kekhawatiran Keamanan

Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan dikategorikan sebagai hoaks, menyesatkan publik serta berpotensi memicu keresahan luas dan mengganggu stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat.

“Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menegaskan bahwa isu pergantian Panglima Kodap XVI Yahukimo adalah informasi palsu yang sengaja dibuat oleh pihak tidak bertanggung jawab atau agen intelijen yang sedang memainkan situasi,” demikian pernyataan resmi yang diterima redaksi pada Minggu (15/2/2026).

Dalam klarifikasi tersebut, Manajemen Markas Pusat menegaskan bahwa struktur komando di Kodap XVI Yahukimo tidak mengalami perubahan. Panglima Kodap XVI Yahukimo masih dijabat Brigadir Jenderal Elkius Kobak, sementara Mayor Kopitua Heluka tetap menjabat sebagai Komandan Operasi.

Menurut pihak TPNPB, penegasan ini penting untuk menjaga konsolidasi internal serta mencegah disinformasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat maupun simpatisan.

TPNPB juga mengimbau masyarakat, simpatisan, dan media agar tidak mudah mempercayai informasi yang tidak bersumber dari pernyataan resmi Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB. Organisasi tersebut menegaskan bahwa setiap perubahan struktur komando akan diumumkan secara terbuka melalui saluran resmi.

Klarifikasi ini sekaligus menjadi penegasan sikap organisasi dalam merespons dinamika informasi di ruang publik, khususnya terkait isu struktural di wilayah Kodap XVI Yahukimo, guna mencegah disinformasi dan menjaga stabilitas komunikasi internal.

Pernyataan resmi tersebut dikeluarkan oleh Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB melalui juru bicara pada Minggu, 15 Februari 2026, sebagai rujukan resmi dan acuan informasi yang sah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Aksi KNPB dan Mahasiswa di Waena Ricuh, Massa Persoalkan Pembatasan Ruang Demokrasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aksi mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) bersama Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan…

9 jam ago

Satu Ruang, Banyak Harapan: KLDM Kigamani Dorong Budaya Literasi dari Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | Di tengah keterbatasan akses pendidikan, Komunitas Literasi Dogiyai Maju (KLDM) Pos Kampung…

18 jam ago

Pemprov Papua Tengah Tutup Halaman Kantor Gubernur dan Runway Bandara Lama hingga 18 Agustus

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menutup sementara halaman Kantor Gubernur Papua Tengah…

18 jam ago

KNPB Meepago Keluarkan Himbauan Umum Jelang Aksi 15 Agustus di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Meepago mengeluarkan himbauan umum kepada masyarakat yang…

1 hari ago

GERMAS PMKRI Kecam Dugaan Penembakan Tiga Warga di Maybrat

MANOKWARI, TOMEI.ID | Presidium Gerakan Mahasiswa (GERMAS) PMKRI Cabang Manokwari “St. Thomas Villanova”, Yufentus Temorubun,…

1 hari ago

Fransiskus Magai Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar DPR Papua Tengah: Jangan Terprovokasi

NABIRE, TOMEI.ID | Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR Papua Tengah sekaligus Ketua Fraksi Gabungan Papua…

1 hari ago