MANOKWARI, TOMEI.ID | Universitas Papua (UNIPA) mengirim 448 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Teluk Wondama selama Juni–Agustus 2026. Mahasiswa dari 11 fakultas itu akan ditempatkan di 27 kampung di 13 distrik guna mendukung pemberdayaan masyarakat dan pembangunan kampung.
Program KKN merupakan kerja sama UNIPA melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus tindak lanjut nota kesepahaman yang ditandatangani pada peringatan satu abad pendidikan modern di Tanah Papua pada Oktober 2025.
Selama KKN, mahasiswa akan mendampingi proses belajar mengajar, membantu administrasi pemerintahan kampung, menyusun monografi kampung, serta memetakan potensi wilayah untuk mendukung perencanaan pembangunan.
UNIPA juga menempatkan dua kelompok mahasiswa di Kampung Maniwak, Situs Aitumeri, guna mendukung pengembangan kawasan sejarah pendidikan modern di Tanah Papua.
Wakil Rektor III UNIPA, Simson Werimon, berharap masyarakat menerima mahasiswa dengan baik agar mereka memperoleh pengalaman belajar sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Wakil Bupati Teluk Wondama, Anthonius Alex Marani, meminta peserta KKN menjaga etika, menghormati adat istiadat, dan membangun komunikasi yang baik selama menjalankan pengabdian.
Menurutnya, KKN bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi juga kesempatan memahami kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan di tingkat kampung.
Pemkab Teluk Wondama berharap program KKN menghasilkan gagasan, inovasi, dan solusi yang berdampak nyata bagi pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi, pemanfaatan teknologi tepat guna, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. [*].
TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengajak jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia…
NABIRE, TOMEI.ID | Jembatan gantung Kali Degeuwo yang menjadi akses menuju Kampung Tibai, Distrik Siriwo,…
NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 36 tim sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Nabire mengikuti Turnamen Mini…
NABIRE, TOMEI.ID | Staf Ahli III Gubernur Papua Tengah, Ukkas, menegaskan bahwa transformasi digital pelayanan…
PANIAI, TOMEI.ID | Kekeringan serta kondisi udara yang dipenuhi asap dan debu menjadi perhatian Palang…
NABIRE, TOMEI.ID |Ketergantungan Papua Tengah terhadap pasokan pangan dari luar daerah menjadi tantangan yang harus…