Berita

Viktor Tebai Resmi Buka Turnamen SIMAPITOWA Cup ke-VII, Tekankan Nilai Persaudaraan

NABIRE, TOMEI.ID | Turnamen SIMAPITOWA Cup ke-7 yang digelar oleh Pelajar dan Mahasiswa asal Siriwo, Mapia, Piyaiye, Topo, dan Wanggar (SIMAPITOWA) di Kota Studi Jayapura resmi dibuka oleh Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Viktor Tebai, pada Sabtu (2/8/2025) di Lapangan Merdeka, Kaladiri II, Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Viktor Tebai menyampaikan dukungan penuh terhadap turnamen ini sebagai wadah pemersatu generasi muda SIMAPITOWA. Ia menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan dana secara bertahap hingga akhir tahun 2025.

“Saya buka turnamen ini lebih dahulu. Untuk sumbangan, saya akan menyusul beberapa bulan ke depan sampai Desember. Saya bantu sepuluh juta rupiah,” ucap Viktor Tebai disambut tepuk tangan meriah para peserta dan tamu undangan.

Ia juga mengungkapkan kedekatan pribadinya dengan organisasi SIMAPITOWA, menyebut dirinya sebagai salah satu anggota tertua RPM SIMAPITOWA Jayapura sejak tahun 1980. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi dasar komitmennya terhadap pengembangan mahasiswa dan pelajar asal wilayah tersebut.

“Turnamen ini bukan untuk mencari permusuhan, tapi untuk mempererat kekerabatan dan mempersiapkan masa depan anak cucu kita yang akan menempuh pendidikan di Jayapura,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Viktor Tebai turut menekankan pentingnya menjaga budaya transparansi dalam pengelolaan dana organisasi.

“Kalau ada sumbangan masuk, buatlah pencatatan yang jelas dan laporan yang rinci. Gunakan sesuai kebutuhan agar suatu saat nanti asrama kita bisa dibangun dan dipercaya oleh masyarakat,” pesannya.

Ia juga menutup pesannya dengan nilai budaya Mee, menekankan pentingnya memelihara kerukunan.

“Kita hindari hal-hal yang tidak kita inginkan. Dalam budaya Mee, meminta maaf itu hal yang paling penting ‘Tota Mapiha’, Kipo Moti,” ujarnya.

Usai menyampaikan sambutan, Viktor Tebai secara simbolis membuka turnamen dengan menendang bola pertama. Sorak gembira dari mahasiswa, masyarakat, dan tamu undangan mengiringi momen tersebut, menandai dimulainya pertandingan pembuka antara Pemda Nabire dan Pemda Dogiyai. Dalam laga penuh semangat itu, tim Pemda Nabire keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 4–3.

Turnamen ini diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa dan pelajar untuk menjunjung tinggi sportivitas, membangun solidaritas, serta memperkuat jaringan kultural dan intelektual di perantauan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Dari Disbudpar Dogiyai, Gerakan CGS Didorong Jadi Arus Baru: Sekolah Diposisikan sebagai Pusat Kebangkitan Budaya

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kabupaten Dogiyai mulai mendorong implementasi gagasan Cultural Go…

10 jam ago

Serapan Anggaran Masih Tertinggal, Wali Kota Jayapura Desak OPD Percepat Kinerja dan Perketat Disiplin

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menggelar monitoring meja triwulan I tahun anggaran 2026…

10 jam ago

SRPB Bergerak akan Gelar Aksi Damai Hari ini, Desak Pencabutan PSN dan Tolak Militerisme

MANOKWARI, TOMEI.ID | Solidaritas Rakyat Papua Barat Bergerak di wilayah Manokwari akan menggelar aksi damai…

11 jam ago

Dishub Jayawijaya Bongkar Modus Tengki Modifikasi di APMS Wamena, Diduga Libatkan Oknum Anggota

WAMENA, TOMEI.ID | Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jayawijaya membongkar praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM)…

24 jam ago

10 Warisan Budaya Dogiyai Disiapkan Jadi Cagar Budaya, Ini Daftar Lengkapnya

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) mempercepat langkah strategis…

2 hari ago

Wajib! Disbudpar Ajak ASN Dogiyai Gunakan Batik Khas sebagai Identitas Budaya Daerah

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) secara tegas…

2 hari ago