Berita

Wabup Jayapura Tegaskan Isu “Dilarang Masuk” Stadion Tidak Benar, Murni Miskomunikasi Panpel

JAYAPURA, TOMEI.ID | Wakil Bupati Jayapura, Hariz Ricard S. Yocku, menegaskan bahwa isu yang beredar di media sosial terkait dirinya disebut “dilarang masuk” Stadion Lukas Enembe saat laga Persipura Jayapura kontra PSIS Semarang tidak benar. Ia memastikan peristiwa tersebut murni terjadi akibat miskomunikasi teknis di lapangan.

Klarifikasi tersebut disampaikan Yocku dalam keterangan resmi kepada wartawan di Jayapura, Selasa (21/4/2026), sebagai respons atas informasi yang berkembang luas di ruang publik dan menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Menurutnya, tidak pernah terjadi penghadangan sebagaimana yang diberitakan. Petugas di pintu stadion tetap menjalankan prosedur standar secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku, yakni satu tiket hanya berlaku untuk satu orang tanpa pengecualian.

Yocku menjelaskan bahwa dirinya tiba di stadion pada babak kedua, sekitar menit ke-68 pertandingan, dengan mengenakan pakaian non-dinas. Ia datang bersama dua anaknya dan beberapa ajudan, serta telah mengantongi tiket resmi, termasuk dua tiket untuk area reel box.

“Saya datang bukan untuk menonton pertandingan, tetapi karena ada dokumen penting yang harus segera ditandatangani oleh Bupati terkait kepentingan administrasi pemerintahan daerah yang mendesak segera,” ujarnya.

Dalam situasi tersebut, ia memilih memberikan tiket miliknya kepada anaknya, sementara dirinya berupaya mencari akses lain guna menyelesaikan keperluan kedinasan yang bersifat mendesak, penting, dan tidak dapat ditunda dalam waktu dekat.

“Saya menghormati tugas Panpel. Tidak ada keributan, tidak ada persoalan. Semua berjalan sesuai aturan yang berlaku secara tertib, profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sebagai pimpinan daerah, dirinya bersama Bupati Jayapura selalu menjunjung tinggi aturan yang berlaku, termasuk dalam hal pembelian tiket pertandingan, tanpa memanfaatkan fasilitas khusus di luar ketentuan resmi.

“Kami justru sering membeli tiket untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap Persipura Jayapura,” tambahnya.

Sementara itu, pihak panitia pelaksana (Panpel) pertandingan Persipura Jayapura turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Mereka menjelaskan bahwa insiden tersebut disebabkan oleh kurangnya koordinasi internal, khususnya dalam penyampaian informasi kepada petugas di pintu masuk stadion.

“Kami tidak mengharapkan kejadian tersebut. Ini murni miskomunikasi di lapangan, dan ke depan akan kami evaluasi secara menyeluruh guna meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan pelayanan kepada publik,” ujar perwakilan Panpel.

Kedua belah pihak memastikan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara baik dan profesional, tanpa menyisakan konflik, serta menjaga hubungan kelembagaan tetap harmonis dan kondusif ke depan.

Wakil Bupati Jayapura juga mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh spekulasi yang tidak terverifikasi di media sosial, serta tetap menjaga situasi yang kondusif menjelang agenda pertandingan berikutnya, demi menjaga stabilitas keamanan daerah serta ketertiban masyarakat luas.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan penuh kepada Persipura Jayapura dengan semangat persatuan dan sportivitas, demi kebangkitan kebanggaan Papua di kancah sepak bola nasional.

“Mari kita datang pada 2 Mei, penuhi Stadion Lukas Enembe, dan tunjukkan bahwa kita semua adalah Persipura Mania dengan semangat persatuan, kebersamaan, dan dukungan penuh tanpa henti,” ujarnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Gubernur John Tabo Serahkan LKPJ 2025, Dorong Evaluasi Kritis dan Percepatan Pembangunan

WAMENA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, secara resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)…

13 jam ago

Resmikan Pesantren dan Launching SMP-SMA Riyadhul Qur’an Nabire, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Pendidikan dan Integritas Data

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan sumber…

22 jam ago

BERITA FOTO: Sentuhan Kemanusiaan Pemprov Papua Tengah untuk Warga Terdampak Konflik Puncak dan Puncak Jaya

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak konflik…

23 jam ago

Berita Foto: Momen Perdana Batik Air Mendarat di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan komitmennya dalam membuka keterisolasian wilayah melalui…

23 jam ago

Bupati Dogiyai Resmi Lepas Korkab dan TFL BSPS 2026, 200 Rumah Swadaya Siap Dibangun di 8 Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai, secara resmi memimpin prosesi pelepasan personil teknis…

1 hari ago

Akselerasi BSPS 2026, Balai Perumahan Jayapura Perkuat Sinergi Strategis di Kabupaten Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Papua melalui perwakilan Balai Perumahan Jayapura, resmi…

1 hari ago