Berita

Wabup Nabire Tekankan Pentingnya Literasi Digital bagi Generasi Muda OAP

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, menegaskan pentingnya penguasaan teknologi digital bagi generasi muda Orang Asli Papua (OAP), sebab literasi digital saat ini telah menjadi kebutuhan utama yang menentukan daya saing, kemandirian, serta peran aktif mereka dalam pembangunan daerah di tengah arus globalisasi.

Hal itu ia sampaikan saat membuka Pelatihan Web Desain dan Digital Marketing Angkatan II Tahun 2025 yang digelar secara resmi di Kabupaten Nabire, Senin (8/9/2025), sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas generasi muda Papua menghadapi tantangan era digital.

Dalam sambutannya, Burhanuddin menyebut perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah memengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat modern di era digital membawa tantangan sekaligus peluang besar bagi daerah, sehingga penguasaan teknologi menjadi faktor penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua.

“Teknologi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan yang harus kita kuasai, terutama bagi generasi muda Orang Asli Papua agar dapat berperan aktif, berinovasi, dan menjadi pelaku utama dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan momentum penting bagi putra-putri Papua untuk memperluas keterampilan di bidang teknologi informasi, sehingga mereka mampu membangun sistem informasi yang lebih baik, mempromosikan potensi lokal, mendukung UMKM, sekaligus memperkuat posisi generasi muda Papua dalam menghadapi persaingan global.

“Dengan kemampuan di bidang web desain dan digital marketing, anak-anak Papua dapat membangun sistem informasi yang lebih baik, mempromosikan potensi lokal, mendukung pengembangan UMKM, serta memperluas akses terhadap informasi pembangunan di Kabupaten Nabire,” tambahnya, seraya menekankan bahwa keterampilan digital harus menjadi fondasi utama bagi generasi muda untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Wabup Burhanuddin menekankan bahwa program ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua, yang mengatur pengelolaan Dana Otsus dengan memperhatikan jumlah penduduk OAP di setiap wilayah. Data ini, katanya, menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan, termasuk penguatan literasi digital dan peningkatan kapasitas SDM.

Pemerintah Kabupaten Nabire berkomitmen menjadikan pelatihan berbasis teknologi digital sebagai prioritas strategis dalam meningkatkan daya saing daerah, sekaligus membuka ruang kreativitas yang lebih luas bagi generasi muda Papua untuk bersaing di era reformasi globalisasi ini. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mahasiswa Dogiyai di Manokwari Turun Jalan, Desak Pengusutan Penembakan Warga Sipil di Papua Tengah

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) di Manokwari menggelar aksi mimbar bebas…

10 jam ago

Pusat dan Daerah Perkuat Komitmen Tata Kelola Dana Otsus Papua untuk Kesejahteraan Masyarakat

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Pusat bersama enam gubernur dan pimpinan daerah se-Tanah Papua memperkuat komitmen…

10 jam ago

Pimpinan dan Staf Satpol PP Dogiyai Melayat ke Rumah Duka Yohanes Kotouki

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pimpinan beserta staf Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Dogiyai…

10 jam ago

“Tong Izin Balik Pulang”: Salam Perpisahan Bima Ragil Tinggalkan Haru untuk Persipura dan Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, menyampaikan pesan emosional yang diduga menjadi salam…

10 jam ago

26 Tahun Otsus Papua, Meki Nawipa Kritik Ego Elite dan Buruknya Tata Kelola Data Pembangunan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, melontarkan evaluasi keras terhadap pelaksanaan Otonomi Khusus…

11 jam ago

Eveline Sanita Tegaskan Owen Rahadian Tak Akan Tinggalkan Persipura Sebelum Kembali ke Liga 1

JAYAPURA, TOMEI.ID | Eveline Sanita akhirnya angkat bicara menjawab keresahan dan spekulasi masyarakat Papua terkait…

14 jam ago