Berita

Wagub Deinas Geley Dorong ASN Arahkan Anak Terjun ke Dunia Usaha, Bukan Hanya Kejar PNS

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah, Deinas Geley, mengimbau aparatur sipil negara (ASN) untuk mengarahkan anak-anak mereka agar berani menapaki dunia usaha setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, alih-alih hanya berfokus menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Imbauan tersebut disampaikan Wagub saat memimpin apel gabungan ASN di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (19/1/2026), sebagai bagian dari upaya penguatan kesadaran ekonomi dan peran strategis generasi muda di daerah.

baca juga: Deinas Geley Soroti Kedisiplinan Berpakaian ASN: Kerapian Cerminan Wibawa Aparatur Negara

“Sebagian besar ASN di sini pakai sepatu basket. Kalau bisa, seluruh ASN wajib mengarahkan anak-anaknya tidak sekadar menjadi pegawai negeri, tetapi berani menapaki dunia usaha yang produktif dan mandiri, sesuai standar profesional dan disiplin aparatur, serta mencerminkan sikap loyal dan rapi,” ujar Deinas di hadapan peserta apel.

Menurut Wagub, menjadi PNS bukan satu-satunya indikator keberhasilan ekonomi. Secara sederhana, penghasilan ASN dinilai relatif terbatas dibandingkan potensi pendapatan di sektor usaha, terutama bagi pelaku usaha yang kreatif dan inovatif.

“Gaji rata-rata pegawai negeri sekitar Rp3 juta per bulan. Jika dihitung, pendapatan per hari hanya sekitar Rp100 ribu. Sementara di dunia usaha, satu hari bisa menghasilkan Rp200 ribu, sehingga dalam sebulan dapat mencapai Rp6 juta,” jelasnya.

baca juga: Wagub Papua Tengah Tekankan Loyalitas ASN sebagai Fondasi Percepatan Pembangunan

Deinas menegaskan bahwa pola pikir ini perlu disampaikan secara jujur oleh orang tua di rumah, agar lulusan sarjana tidak otomatis terpaku pada cita-cita menjadi PNS, serta mampu menilai peluang ekonomi secara mandiri.

“Bukan selesai sarjana lalu langsung masuk pegawai negeri. Itu keliru dan harus dibenahi, karena generasi muda perlu diarahkan berwirausaha mandiri dan produktif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wagub menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda Papua, khususnya orang asli Papua (OAP), dalam pengelolaan potensi dan kekayaan alam daerah. Menurutnya, apabila seluruh anak Papua hanya berorientasi menjadi PNS, maka peluang pengelolaan ekonomi akan dikuasai pihak lain.

“Kalau semua anak-anak Papua masuk pegawai negeri, lalu siapa yang akan mengelola kekayaan alam Papua ini secara mandiri, berkelanjutan, dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat?” ujarnya.

Wagub menambahkan bahwa banyak anak muda non-OAP yang setelah lulus sarjana justru memilih terjun ke dunia usaha dan mampu bertahan secara ekonomi. Hal ini, kata Deinas, menjadi contoh positif yang dapat ditiru oleh generasi muda Papua.

“Ini adalah contoh terbaik yang bisa kita ajarkan kepada anak-anak OAP agar lebih produktif dan mandiri, serta mampu berkontribusi pada pembangunan ekonomi lokal,” katanya.

Menutup arahannya, Wagub kembali mengingatkan para ASN agar mendorong anak-anak mereka tetap menempuh pendidikan tinggi, sekaligus berani menjadi pelaku usaha yang mandiri dan produktif.

“Pagi ini saya mengingatkan orang tua pegawai negeri, anak-anak kita tetap harus sarjana, tetapi juga perlu menjadi pelaku usaha yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

HUT Ke-4 Papua Tengah Resmi Dimulai, Meki Nawipa: Momentum Perkuat Persatuan dan Gerakkan Ekonomi Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi memulai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun…

8 jam ago

Asrama Mahasiswa Yalimo Garap Kebun Produktif, Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Pangan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Asrama Mahasiswa Yalimo Kota Studi Manokwari, Papua Barat, memulai pengembangan kebun produktif…

11 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Minta Minimal 30 Persen Dana Otsus Pendidikan Mulai 2027 Dialokasikan untuk Dukung SSH dan Peningkatan Mutu Pendidikan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa meminta pemerintah provinsi dan delapan pemerintah kabupaten…

12 jam ago

Enam Provinsi di Tanah Papua Sepakati 18 Langkah Perbaikan Tata Kelola Dana Otsus, KPK: Jangan Berhenti di Tanda Tangan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Enam pemerintah provinsi di Tanah Papua menyepakati 18 langkah strategis untuk memperbaiki…

12 jam ago

Pendidikan Jadi Prioritas, Gubernur Meki Nawipa Minta Lulusan PGSD Siap Mengabdi hingga Pedalaman

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan pembangunan pendidikan tetap menjadi prioritas utama…

14 jam ago

PSHT Manokwari Kukuhkan Warga Baru Tingkat I 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Persaudaraan dan Lawan Ketidakadilan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Manokwari, Ranting Manokwari Barat, Sub…

21 jam ago