Berita

Wagub Papua Tengah Sambut Kapolda Baru, Tegaskan Stabilitas Keamanan sebagai Pilar Pembangunan Daerah

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mewakili Gubernur Meki Nawipa, menyambut kedatangan Kapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Yeremias Rontini, bersama Wakapolda Papua Tengah, Gustav Robby Urbinas, di Bandara Douw Aturure Nabire, Kamis (19/2/2026).

Penyambutan tersebut dihadiri jajaran pejabat Polda Papua Tengah, Kapolres Nabire, Bupati Nabire Mesak Magai, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat kabupaten dan provinsi. Kehadiran unsur pimpinan daerah dan aparat keamanan mencerminkan komitmen kolektif dalam membangun sinergi kelembagaan di provinsi yang tengah menata fondasi tata kelola pemerintahan.

Dalam pernyataannya, Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan kehadiran pimpinan baru Polda Papua Tengah bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta mengawal agenda pembangunan.

“Tadi kita menjemput Kapolda baru, resmi,” ujar Wagub Deinas Geley, Kamis (19/2).

Menurutnya, sebagai daerah otonom baru, Papua Tengah membutuhkan jaminan keamanan yang kokoh agar seluruh program pembangunan, baik infrastruktur, pelayanan publik, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Kehadiran Kapolda baru, menurutnya, memperkuat sinergitas dalam pengamanan dan pengawalan pembangunan Papua Tengah. Stabilitas keamanan menjadi prasyarat utama agar pembangunan berjalan tanpa hambatan.

Deinas Geley juga menyampaikan apresiasi karena Kapolda dan Wakapolda Papua Tengah merupakan putra asli Papua. Ia menilai, latar belakang tersebut menjadi modal sosial yang penting dalam membangun pendekatan keamanan yang lebih kontekstual, humanis, dan berpijak pada pemahaman terhadap karakteristik sosial-budaya masyarakat setempat.

Ia berharap kepemimpinan baru di tubuh Polda Papua Tengah mampu menghadirkan terobosan dalam menjaga ketertiban umum, memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, serta menciptakan rasa aman yang merata di seluruh wilayah Papua Tengah.

Lebih jauh, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyatakan kesiapan untuk mempererat kolaborasi lintas sektor bersama aparat keamanan guna memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan terlaksana dalam situasi yang kondusif. Dengan demikian, Papua Tengah diharapkan dapat tumbuh sebagai provinsi yang stabil, inklusif, dan berdaya saing di kawasan timur Indonesia.[*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Tokoh Adat Wate Serahkan Pengelolaan Lahan kepada Jhon Kayame, Buka Jalan Pemukiman Baru Masyarakat Mee

NABIRE, TOMEI.ID | Tokoh Adat Suku Wate, Kostan Waray, secara resmi menyerahkan kuasa pengelolaan lahan…

8 jam ago

“Hutan Adat Adalah Hati Kami”, Seruan Masyarakat Kampung Subur Boven Digoel pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia

BOVEN DIGOEL, TOMEI.ID | Seruan "Hutan Adat Adalah Hati Kami" menggema dari masyarakat adat Kampung…

8 jam ago

Pemuda Adat Papua Serukan Hentikan Deforestasi dan Operasi Militer di Wilayah Adat

SORONG, TOMEI.ID | Puluhan pemuda adat dari kawasan Kepala Burung Papua menyerukan penghentian deforestasi, ekspansi…

9 jam ago

Sampah Muara Kaibus Diantar ke Kantor Bupati, Pemuda Sorsel Tuntut Penanganan Serius

TEMINABUAN, TOMEI.ID | Tumpukan sampah plastik dari Muara Sungai Kaibus diangkut menggunakan truk dan diantar…

9 jam ago

HUT Ke-62 Jemaat Maranatha, Pemprov Papua Tengah Tegaskan Gereja sebagai Pilar Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam…

10 jam ago

Perempuan Kimyal Didorong Jadi Pemimpin dan Agen Perubahan di Era Global

JAYAPURA, TOMEI.ID | Perempuan Kimyal didorong untuk mengambil peran lebih besar sebagai pemimpin, agen perubahan,…

11 jam ago