Berita

Wakil Bupati Dogiyai: Tahun Depan Lapangan Terbang Apouwo dan Unito Akan Diperpanjang

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Dogiyai menyatakan komitmennya untuk memperpanjang dua lapangan terbang perintis, yakni Lapangan Terbang Apouwo di Distrik Piyaiye dan Lapangan Terbang Unito di Distrik Sukikai Selatan.

Kedua wilayah tersebut merupakan daerah terpencil yang terletak jauh dari ibu kota Kabupaten Dogiyai, Moanemani.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Dogiyai, Yuliten Anou, S.E., saat meninjau Lapangan Terbang Apouwo dalam rangka kunjungan kerja dan peluncuran penerbangan subsidi perdana ke distrik terpencil, Kamis (24/7/2025).

baca juga : Bupati Dogiyai Launching Penerbangan Subsidi ke Dua Distrik Terpencil

“Tahun depan, kami akan fokus pada pembangunan fisik untuk memperpanjang dua lapangan terbang ini. Proses pekerjaannya akan menggunakan alat berat agar hasilnya maksimal dan masyarakat Kampung Apouwo maupun Unito dapat memanfaatkannya secara langsung,” ungkap Wabup Yuliten Anou.

Menurutnya, perpanjangan landasan pacu di dua distrik ini bertujuan untuk memperkuat akses transportasi udara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

“Transportasi udara sangat penting untuk mendorong ekonomi kerakyatan, terutama di wilayah yang sulit dijangkau. Ini adalah bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” tegas Anou.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Distrik Piyaiye, Moses Magai, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai atas perhatian yang diberikan bagi pengembangan infrastruktur dasar di wilayahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan distrik. Program seperti ini sangat membantu dalam peningkatan pelayanan pendidikan, kesehatan, dan pembangunan ekonomi masyarakat,” ujar Magai.

Rencana perpanjangan lapangan terbang tersebut diharapkan dapat mendorong konektivitas wilayah dan mempercepat distribusi pelayanan publik di kawasan pedalaman Kabupaten Dogiyai. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Fransina Daby Minta Anggaran Rp465 Miliar harus Tepat Sasaran, Soroti Jembatan Wolo hingga RSUD Wamena

WAMENA, TOMEI.ID | Anggota Komisi IV DPR Papua Pegunungan, Fransina Daby, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

2 jam ago

Kopi Homeyo Tumbuh Sejak 1960-an, Petani Kopi Terkendala Alat Produksi

NABIRE, TOMEI.ID | Petani kopi di Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, masih menghadapi…

2 jam ago

Meki Nawipa: Festival Kopi Jangan Berhenti pada Seremoni, Petani Harus Rasakan Manfaat Nyata

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pengembangan kopi di Papua Tengah tidak…

17 jam ago

Pangkalan Kaka Tua 88 dan Masyarakat Yahukimo Desak Pembukaan Jalan Dekai–Seradala

DEKAI, TOMEI.ID | Pengurus Pangkalan Kaka Tua Delapan-Delapan (88) bersama masyarakat Yahukimo berencana menggelar aksi…

18 jam ago

Reviu Masterplan Pusat Pemerintahan Papua Tengah, Gubernur Meki Minta Parkir Terpusat dan Pengelolaan Sampah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta agar penataan kawasan pusat pemerintahan memperhatikan…

21 jam ago

Siapkan Lahan 20 Hektare, Deinas Geley Perjuangkan Rumah Sakit Besar dan Ambulans Udara untuk Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menyiapkan lahan seluas 20 hektare untuk mendukung…

22 jam ago