Berita

Wakil Rektor I UNIPA Serukan Penguatan Nilai Pancasila dan Konsolidasi Menuju Akreditasi Unggul

MANOKWARI, TOMEI.ID | Universitas Papua (UNIPA) memanfaatkan momentum Hari Lahir (Harlah) Pancasila Tahun 2026 untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus mengonsolidasikan seluruh elemen kampus dalam menghadapi agenda strategis peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Wakil Rektor I UNIPA, Jonni Marwa, menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, seiring upaya kampus mendorong peningkatan kualitas akademik dan kelembagaan menuju perguruan tinggi unggul.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Harlah Pancasila Tahun 2026 di Kampus Universitas Papua, Manokwari, Senin (1/6/2026), yang dihadiri pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan pelajar.

BACA JUGA: UNIPA Peringati Harlah Pancasila 2026, Perkuat Persatuan dan Dorong Transformasi Pendidikan

Menurutnya, peringatan Harlah Pancasila tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan, melainkan harus menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh sivitas akademika dalam menjalankan tugas akademik yang berorientasi pada kepentingan bangsa dan masyarakat.

“Hari ini Universitas Papua melaksanakan upacara sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tugas dan tanggung jawab kita sebagai insan akademik,” ujarnya.

Di tengah penguatan nilai kebangsaan tersebut, UNIPA juga tengah mempersiapkan diri menghadapi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) yang dijadwalkan berlangsung pada tahun mendatang. Persiapan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam upaya meningkatkan reputasi dan daya saing universitas di tingkat nasional.

Karena itu, Jonni mengajak seluruh fakultas, program studi, dosen, dan tenaga kependidikan untuk terlibat aktif dalam penyediaan data, dokumen, dan berbagai indikator pendukung yang dibutuhkan dalam proses akreditasi.

Ia menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang hanya dapat dicapai melalui kerja kolaboratif dan komitmen seluruh unsur kampus. Sejalan dengan itu, UNIPA terus mendorong program studi untuk meraih status unggul sebagai bagian dari strategi memperkuat kualitas institusi.

Selain penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius universitas. Pada gelombang pertama tahun 2026, sebanyak 13 dosen telah diusulkan untuk kenaikan jabatan akademik mulai dari Asisten Ahli hingga Guru Besar sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas dan produktivitas akademik.

UNIPA juga terus mempercepat penerapan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) di seluruh fakultas. Implementasi kurikulum tersebut diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan dunia kerja, perkembangan teknologi, dan tuntutan pembangunan daerah maupun nasional.

Melalui momentum Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Jonni Marwa berharap seluruh civitas akademika Universitas Papua terus menjaga persatuan, memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta membangun budaya akademik yang unggul demi menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan Papua dan Indonesia. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Gubernur Meki Nawipa Ajak Warga Papua Tengah Gelar Doa Serentak untuk Kedamaian dan Kesejahteraan Daerah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengajak seluruh masyarakat di delapan kabupaten se-Papua…

4 jam ago

UNIPA Peringati Harlah Pancasila 2026, Perkuat Persatuan dan Dorong Transformasi Pendidikan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Universitas Papua (UNIPA) memperingati Hari Lahir (Harlah) Pancasila Tahun 2026 dengan menggelar…

5 jam ago

Peringati Harlah Pancasila, Gubernur Meki Nawipa Tegaskan Pancasila sebagai Fondasi Persatuan dan Perdamaian Dunia

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggelar upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila…

11 jam ago

Koalisi HAM Papua Desak Pemprov Papua Selatan dan Pemkab Merauke Pulihkan Hak Mama Yasinta

JAYAPURA, TOMEI.ID | Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua mendesak Pemerintah Provinsi Papua…

23 jam ago

HRD Desak Pembebasan Warga Sipil yang Ditangkap Aparat di Intan Jaya

NABIRE, TOMEI.ID | Human Rights Defender (HRD) mendesak aparat TNI-Polri segera membebaskan Erner Kobogau (24),…

24 jam ago

KNPB Sebut Papua Masuk Fase Darurat Kemanusiaan, Pengungsi Konflik Tembus 129 Ribu Jiwa

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menyatakan situasi kemanusiaan di Tanah Papua kian…

1 hari ago