Berita

Wapres Gibran Tinjau Program Makanan Bergizi di Jayapura, Pemda Pastikan Dukungan Data dan Akses

SENTANI, TOMEI.ID | Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (17/9/2025), untuk meninjau langsung pelaksanaan Program Makanan Bergizi (MPG) bagi pelajar.

Kehadiran Wapres disambut Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, di Puskesmas Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Jayapura, Papua.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran lebih banyak melihat kondisi lapangan ketimbang berbicara panjang. Menurut Bupati Jayapura, gaya kepemimpinan Wapres menunjukkan pendekatan sederhana namun penuh perhatian.

“Beliau memang tidak banyak bertanya, tetapi saya yakin beliau membawa mimpi besar untuk perubahan, tidak hanya bagi Kabupaten Jayapura, melainkan untuk seluruh tanah Papua,” ujar Bupati Yunus Wonda usai mendampingi kunjungan.

Salah satu lokasi yang ditinjau adalah titik pembagian makanan bergizi bagi siswa. Saat rombongan hadir, sejumlah anak terlihat sedang makan. Namun, sebagian menu seperti tahu dan pisang tidak disentuh oleh beberapa siswa.

“Anak-anak menyampaikan kalau mereka kurang suka tahu atau pisang. Bukan karena tidak layak, tetapi soal selera yang memang berbeda-beda,” jelas Bupati.

Program MPG di Kabupaten Jayapura saat ini dijalankan oleh sembilan yayasan dan menjangkau siswa dari tingkat SD hingga SMA. Salah satu yayasan bahkan mengelola hingga 4.000 siswa. Kendati demikian, belum semua distrik dan sekolah di wilayah tersebut merasakan program ini.

“Kami sedang mengumpulkan data lengkap dari seluruh yayasan. Ke depan, kami ingin mengetahui seberapa luas jangkauan program ini agar bisa dipetakan secara merata,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Jayapura membuka peluang bagi yayasan lain untuk bergabung dalam pelaksanaan MPG, terutama guna menjangkau kelompok yang belum tersentuh seperti ibu hamil, balita, dan anak jalanan.

“Kalau ada yayasan yang siap, kami persilakan bergabung. Tidak ada pembatasan dari pemerintah daerah,” tegas Yunus Wonda.

Program makanan bergizi ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang didanai pemerintah pusat. Pemkab Jayapura menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh, terutama dalam hal penyediaan data kebutuhan di tiap wilayah.

“Anggarannya dari pusat, sementara kami menyiapkan data jumlah guru, murid, serta kebutuhan tiap distrik,” terang Bupati.

Ia menambahkan, pemerintah daerah berharap program MPG dapat diperluas hingga ke seluruh Papua sehingga isu pemenuhan gizi anak tidak lagi menjadi kendala mendasar dalam pembangunan sumber daya manusia di wilayah ini. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Resmikan Pesantren dan Launching SMP-SMA Riyadhul Qur’an Nabire, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Pendidikan dan Integritas Data

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan sumber…

1 jam ago

BERITA FOTO: Sentuhan Kemanusiaan Pemprov Papua Tengah untuk Warga Terdampak Konflik Puncak dan Puncak Jaya

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak konflik…

2 jam ago

Berita Foto: Momen Perdana Batik Air Mendarat di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan komitmennya dalam membuka keterisolasian wilayah melalui…

3 jam ago

Bupati Dogiyai Resmi Lepas Korkab dan TFL BSPS 2026, 200 Rumah Swadaya Siap Dibangun di 8 Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai, secara resmi memimpin prosesi pelepasan personil teknis…

11 jam ago

Akselerasi BSPS 2026, Balai Perumahan Jayapura Perkuat Sinergi Strategis di Kabupaten Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Papua melalui perwakilan Balai Perumahan Jayapura, resmi…

12 jam ago

Komnas HAM RI Bongkar 6 Kasus Pelanggaran HAM di Papua: Penembakan Warga Sipil, Konflik Tanah Adat, hingga 15 Korban Tewas di Puncak

JAKARTA, TOMEI.ID | Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkap enam kasus serius dugaan…

12 jam ago