Berita

Warga Pihakunu Timbun Jalan Rusak di Mapia Tengah, Minta Perhatian Pemerintah Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Sejumlah warga Kampung Pihakunu, Distrik Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, secara swadaya melakukan penimbunan jalan rusak yang menghubungkan Kampung Pihakunu dan Kampung Abaimaida.

Kegiatan ini dipimpin oleh Marselus Magai, salah satu intelektual muda asal Diheugi yang juga terlibat langsung sebagai pelaku kerja lapangan bersama masyarakat Pihakunu.

“Kami masyarakat Pihakunu tinggalkan semua aktivitas harian demi menimbun badan jalan pemerintah yang sudah rusak parah. Ada tiga titik rusak yang kami perbaiki dengan alat sederhana dan kayu hasil potongan menggunakan sensor,” ujar Magai saat diterima keterangannya, Senin (28/7/2025).

Menurutnya, kerusakan jalan ini telah mengganggu aktivitas transportasi warga, bahkan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Kami timbun pakai tenaga sendiri, bersama orang-orang tua kami. Ini bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga yang melintas,” tambahnya.

Magai berharap pemerintah Kabupaten Dogiyai, khususnya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dapat segera turun tangan memperbaiki ruas jalan tersebut secara permanen.

“Kalau memang pemerintah punya hati nurani untuk membangun Dogiyai, mohon perhatikan jalan rusak di wilayah Mapia Tengah ini,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan doa agar pemerintah yang sedang menjalankan amanat pembangunan senantiasa diberkati dalam tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Tuhan memberkati pemerintah yang Tuhan panggil untuk bangun Dogiyai. Shalom, selamat siang,” tutup Marselus Magai. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Berdiri dengan Satu Kaki, Deki Degei Menopang Mimpi yang Tak Pernah Pincang

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah khidmatnya upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, perhatian ratusan…

24 menit ago

Hardiknas 2026 di Nabire, Gubernur Meki Nawipa Tegaskan Pendidikan Inklusif Jadi Prioritas Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi menetapkan pendidikan inklusif sebagai pilar utama…

45 menit ago

Mahasiswa Papua di Jayapura Soroti 1 Mei 1963, Angkat Isu Sejarah, HAM, dan Hak Penentuan Nasib Sendiri

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Asrama Yame-Owaa Kabupaten Paniai di Kota Studi…

14 jam ago

Ratusan Massa Ikuti Mimbar Bebas 1 Mei di Manokwari, KNPB Mnukwar Soroti HAM dan Situasi Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Mnukwar bersama mahasiswa dan elemen masyarakat…

15 jam ago

KNPB Balim–Wamena Gelar Diskusi Peringatan 1 Mei, Angkat Isu Kemanusiaan di Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Balim–Wamena menggelar diskusi mimbar bebas dalam…

15 jam ago

KOMPASS Soroti 1 Mei 1963, Nilai Proses Integrasi Papua Belum Cerminkan Kedaulatan Rakyat

SUMUT, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS) menyampaikan pernyataan sikap dalam momentum peringatan 1…

15 jam ago