Berita

Warga Sipil Dilaporkan Tertembak di Dogiyai, Kronologi Masih Didalami

DOGIYAI, TOMEI.ID | Seorang warga sipil bernama Jhon Pekei (25) dilaporkan mengalami luka tembak dalam peristiwa yang terjadi di Kampung Pogito, Distrik Kamu Utara, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIT.

Informasi awal yang dihimpun dari tim advokasi dan pemantau lapangan menyebutkan bahwa Jhon Pekei mengalami luka tembak pada bagian bahu kiri bawah dan saat ini sedang mendapatkan penanganan medis.

Koordinator tim advokasi yang memantau situasi di Dogiyai mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut dengan mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian.

“Tim kami sedang memastikan kronologi peristiwa serta kondisi korban melalui pengumpulan informasi dari saksi di lapangan,” kata salah satu anggota tim advokasi kepada wartawan.

Dalam laporan awal yang diterima tim pemantau, insiden penembakan tersebut disebut diduga melibatkan aparat kepolisian yang bertugas di wilayah tersebut. Laporan itu juga menyebut nama Kapolres Dogiyai, A. Mince Mayor, dalam dugaan operasi yang berlangsung saat kejadian. Namun hingga kini informasi tersebut masih menunggu verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Tim advokasi menyatakan pentingnya penyelidikan yang terbuka dan transparan agar peristiwa tersebut dapat dijelaskan secara jelas kepada publik.

Menurut tim advokasi, perlindungan terhadap warga sipil harus menjadi prioritas utama dalam setiap operasi keamanan di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Peristiwa ini juga menambah kekhawatiran sejumlah kelompok masyarakat sipil terkait situasi keamanan di beberapa wilayah Papua Tengah, termasuk di Kabupaten Dogiyai.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia belum memberikan keterangan resmi terkait insiden penembakan yang menimpa Jhon Pekei.

Informasi ini dihimpun secara independen dari laporan warga setempat. Redaksi tomei.id akan terus mengikuti perkembangan situasi di lapangan dan memperbarui informasi secara berkala dengan prinsip pemberitaan yang faktual, akurat, berimbang, serta mengedepankan tanggung jawab kepada publik. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

70 Suspek Campak di Manokwari, Mince Wilil Dorong Respons Cepat dan ORI 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Mince Wilil, menekankan…

2 jam ago

Macuan Perkuat Respons KLB Campak, ORI Ditargetkan Capai 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Puskesmas Macuan, Distrik Masni Utara, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memperkuat kesiapan penanggulangan…

2 jam ago

Fahutan UNIPA Perkuat Kolaborasi Indonesia–Australia, Kebakaran Hutan Dibahas dalam Perspektif Terpadu

MANOKWARI, TOMEI.ID | Fakultas Kehutanan Universitas Papua (Fahutan UNIPA) memperkuat ruang akademik dan kolaborasi internasional…

2 jam ago

Pala Wondama Didorong Naik Kelas, FATETA UNIPA dan TEP 8 UI Siapkan Produk UMKM Bernilai Tambah

TELUK WONDAMA, TOMEI.ID | Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) Universitas Papua (UNIPA) bersama Tim Ekspedisi Patriot…

5 jam ago

UNIPA Bahas Pengelolaan Kebakaran Terpadu, Indonesia–Australia Perkuat Ketahanan Iklim Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pengelolaan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia mulai diarahkan pada pendekatan terpadu…

6 jam ago

KNPB Nabire Desak Peninjauan Perjanjian 1962, Soroti Krisis Kemanusiaan dan Minta Mediasi Internasional

NABIRE, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Nabire kembali menyoroti persoalan sejarah dan…

6 jam ago