JAYAPURA, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) meminta seluruh wartawan dan media massa, baik lokal, nasional, maupun internasional, untuk mengonfirmasi setiap informasi resmi terkait organisasi tersebut harus melalui Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom.
Permintaan itu disampaikan dalam siaran pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB yang diterbitkan pada Senin (8/6/2026).
Dalam pernyataannya, Juru Bicata (Jubir) TPNPB, Sabby Sambom menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai operasi, perkembangan situasi lapangan, maupun sikap politik organisasi harus merujuk pada keterangan resmi yang disampaikan melalui juru bicara dan manajemen pusat.
Sebby menyampaikan penegasan tersebut setelah menemukan adanya pemberitaan yang dinilai memuat informasi mengenai organisasi mereka tanpa mengacu pada rilis resmi yang diterbitkan oleh markas pusat.
Menurutnya, mekanisme komunikasi terpusat diperlukan untuk menghindari perbedaan informasi yang beredar di ruang publik, sekaligus memastikan setiap pernyataan yang disampaikan kepada media telah melalui koordinasi organisasi.
Selain ditujukan kepada wartawan, instruksi tersebut juga berlaku bagi seluruh jajaran TPNPB di wilayah-wilayah operasi. Manajemen pusat meminta setiap komandan dan anggota TPNPB tidak memberikan keterangan secara langsung kepada media tanpa persetujuan dan koordinasi dengan manajemen pusat.
Ia menegaskan bahwa seluruh informasi resmi organisasi akan disampaikan melalui saluran komunikasi yang telah ditetapkan dan dikoordinasikan oleh Juru Bicara TPNPB.
Dalam pernyataan yang sama, ia juga mengimbau seluruh media massa untuk melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang berkaitan dengan konflik bersenjata di Papua sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari upaya memperkuat kontrol komunikasi organisasi serta memastikan informasi yang beredar kepada publik berasal dari sumber resmi yang dapat dipertanggungjawabkan. [*].













