Berita

Yayasan Tuwapodita Perkuat SDM Papua, Kursus Bahasa Inggris dan Komputer Resmi Dibuka di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Dalam komitmen nyata membangun generasi unggul Papua, Yayasan Pelayanan Misi Tuwapodita secara resmi membuka program kursus Bahasa Inggris dan Komputer sebagai langkah strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda Papua.

Kegiatan pembukaan ini dirangkaikan dengan ibadah syukur yang berlangsung di Kalibobo, Nabire, Sabtu (28/2/2026).

Ketua Yayasan, Obet Obaipa, menegaskan bahwa program tersebut bukan sekadar aktivitas pendidikan rutin, melainkan bagian dari misi pelayanan untuk membangun kompetensi generasi muda agar mampu bersaing di era global dan digital.

“Kursus ini bukan sekadar kegiatan pendidikan biasa, tetapi bagian dari pelayanan untuk meningkatkan kualitas SDM, khususnya generasi muda agar siap menghadapi tantangan global,” ujar Obet Obaipa.

Dalam sambutan resminya, Obet Obaipa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Paniai sebagai donatur, tokoh agama dari Klasis Bedu/Siriwo, jajaran pengurus yayasan, serta para orang tua siswa yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya program tersebut.

Menurut Obet Obaipa, penguasaan Bahasa Inggris dan literasi teknologi komputer merupakan kebutuhan mendesak di tengah dinamika perkembangan zaman. Karena itu, lembaga pendidikan berbasis pelayanan harus mengambil peran aktif dalam menyiapkan generasi yang adaptif dan kompetitif.

Obet Obaipa juga menyampaikan arahan kepada seluruh elemen yang terlibat. Peserta kursus diimbau mengikuti pelatihan dengan disiplin dan tanggung jawab sebagai investasi masa depan. Para pelatih diminta menjalankan tugas dengan dedikasi serta menjadi teladan karakter.

Orang tua didorong memberikan dukungan moral dan doa, sementara pengurus yayasan ditegaskan untuk bekerja dengan integritas sesuai visi dan misi lembaga.

Program ini menargetkan lahirnya lulusan yang cerdas, berkarakter, dan percaya diri, baik dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja. Yayasan Pelayanan Misi Tuwapodita berharap program tersebut berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi keluarga, gereja, serta masyarakat di Kabupaten Paniai dan wilayah sekitarnya.

“Mari kita mulai bekerja dari sekarang. Dengan ketulusan hati, kita akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa bagi kemajuan masyarakat,” tutup Obet Obaipa dengan penuh keyakinan dan komitmen pelayanan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pastor Katedral Timika Kecam Dugaan Aparat Terobos Ruang Privat Pastoran, Nilai Langgar Etika dan Batas Kewenangan

TIMIKA, TOMEI.ID | Pastor Paroki Katedral Tiga Raja, Keuskupan Timika, Amandus Rahadat, melontarkan peringatan keras…

10 jam ago

Aliansi Mahasiswa Papua Pegunungan Desak Penarikan Militer Non-Organik, Soroti Dampak Konflik dan Krisis Kemanusiaan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aliansi Mahasiswa bersama organisasi kepemudaan (OKP) Cipayung Pribumi Papua Pegunungan mendesak pemerintah…

10 jam ago

Mahasiswa Intan Jaya Protes Pemindahan Kontrakan Sepihak, Desak Pemda Segera Bertanggung Jawab

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa asal Kabupaten Intan Jaya yang menempuh studi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah,…

11 jam ago

Mahasiswa Mamberamo Raya Tolak Rencana Batalion, Peringatkan Risiko Sosial dan Trauma bagi Warga

JAYAPURA, TOMEI.ID | Forum Mahasiswa Kabupaten Mamberamo Raya menyatakan penolakan tegas terhadap rencana pembangunan batalion…

11 jam ago

Mahasiswa Yalimo di Manokwari Asah Kapasitas Organisasi, Dalami Teknik Persidangan untuk Perkuat Kualitas Forum

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa asal Kabupaten Yalimo yang tengah menempuh pendidikan di Manokwari, Papua Barat,…

11 jam ago

Berita Foto: Langkah Strategis Pemprov, Meki Nawipa Resmikan Pesantren dan Launching SMP–SMA Riyadhul Qur’an di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meresmikan Pondok Pesantren Riyadhul Qur’an sekaligus melaunching…

17 jam ago